TVRINews, Jambi
Mahasiswa perguruan tinggi didorong tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui inovasi dan pengembangan usaha mandiri. Langkah tersebut diperkuat melalui peluncuran Entrepreneurship Award ke-10 yang digelar di Universitas Adiwangsa Jambi.
Program unggulan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X ini menjadi wadah bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta untuk mengembangkan potensi kewirausahaan, menciptakan inovasi bisnis, serta menghasilkan usaha yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, John Eka Powa menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh penyelenggaraan Entrepreneurship Award ke-10 sebagai bagian dari upaya mencetak wirausaha muda yang tangguh dan mandiri.
“Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung kegiatan inovasi dan membantu para mahasiswa maupun dosen. Ini menunjukkan bahwa pemerintah terus berusaha agar lahir entrepreneur-entrepreneur muda yang tangguh di kampus,” ujar John Eka Powa.
Menurutnya, pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap lapangan kerja yang terbatas, sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang siap menyerap tenaga kerja.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma menjelaskan bahwa Entrepreneurship Award telah diselenggarakan sejak 2017 dan terus mencatatkan peningkatan partisipasi mahasiswa dari tahun ke tahun.
Pada edisi perdana, jumlah peserta tercatat sebanyak 75 mahasiswa. Angka tersebut melesat hingga mencapai 1.317 mahasiswa pada penyelenggaraan kesembilan. Secara akumulatif, total peserta sejak edisi pertama hingga kesembilan telah melampaui 7.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta.
“Kami berharap pelaksanaan Entrepreneurship Award ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menciptakan lapangan kerja, bukan lagi mencari-cari pekerjaan. Kami memiliki bukti bahwa alumni yang menjuarai kompetisi ini mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Afdalisma.
Ia menambahkan, pengembangan bisnis mahasiswa tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui inovasi yang menjawab kebutuhan lingkungan sekitar.
Sebagai tuan rumah peluncuran Entrepreneurship Award ke-10, Rektor Universitas Adiwangsa Jambi, Said Rizal menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung pelaksanaan program hingga puncak acara yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2027 di Provinsi Jambi.
“Kami sangat mendukung penuh Entrepreneurship Award ini. Semoga kami dapat menjalankan amanah yang diberikan oleh LLDIKTI Wilayah X hingga acara ini selesai pada 2027. Mari bersama-sama kita sukseskan kegiatan ini,” ujar Said Rizal.
Said Rizal menilai ajang ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa Universitas Adiwangsa Jambi untuk mengasah ide bisnis, mengoptimalkan potensi diri, dan berkompetisi secara sehat dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Melalui Entrepreneurship Award ke-10, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan dapat mencetak lebih banyak wirausahawan muda yang inovatif, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ekosistem kewirausahaan dan pertumbuhan ekonomi daerah.










