TVRINews, Jakarta
Indonesia berharap agar Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) terpilih dapat melanjutkan agenda reformasi PBB agar organisasi tersebut semakin kredibel dan efektif dalam menjalankan mandatnya.
Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang mengatakan, Indonesia memiliki harapan yang sama dengan negara-negara lain terkait sosok Sekjen PBB yang akan terpilih.
"Yang pastinya Indonesia sama posisinya dengan negara-negara lain, harapkan Sekjen PBB yang dapat melanjutkan reformasi UN, dan balik lagi ke sesuatu yang lebih konkret yang bisa menjadikan UN itu sendiri semakin kredibel, dan benar-benar efektif dan efisien dalam menjalankan mandatnya," kata Yvonne di Jakarta, Kamis, 17 September 2026.
Yvonne menegaskan, Indonesia tidak secara khusus mengarahkan dukungan kepada kandidat tertentu, terlebih penentuan Sekjen PBB sendiri ditetapkan oleh Dewan Keamanan.
"Tidak ada spesifik Indonesia pengennya ini, kandidat yang ini, tidak," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara II Kemlu RI Vahd Nabyl A Mulachela mengatakan, Indonesia bersama sejumlah negara yang memiliki pandangan serupa tengah menggalang pesan bersama yang akan disampaikan kepada Sekjen PBB terpilih.
"Memang Indonesia dengan sejumlah negara yang punya pemikiran yang sama, like-minded countries, kita memang menggalang adanya suatu upaya agar ada suatu pesan bersama yang disampaikan kepada siapapun Sekjen yang terpilih," ujarnya.
Nabyl menyebut salah satu pesan yang ingin disampaikan adalah pentingnya memperkecil kesenjangan antara komitmen PBB dan kapasitas organisasi tersebut dalam menjalankan mandatnya.
"Intinya kita disampaikan bahwa kita ingin gap antara komitmen UN dan kapasitas yang dimiliki UN itu bisa semakin kecil, agar kita bisa menjadikan PBB ini yang sekarang sudah berusia 80 tahun tetap mempunyai relevansi yang tinggi. Karena tantangan-tantangan yang dihadapi saat ini dan di masa yang akan datang tentu sangat jauh berbeda dengan apa yang dihadapi ketika UN itu dibentuk pada masa itu dan juga dalam perkembangan hingga sekarang," ucapnya.
"Jadi terlepas siapapun Sekjennya nanti, message tersebut akan tetap kita upayakan untuk bisa disampaikan dan bisa diimplementasikan oleh Sekjen yang terpilih nantinya," tutupnya.










