TVRINews, Jakarta
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat peran Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) sebagai salah satu jalur pendidikan yang mampu mencetak tenaga kerja kompeten untuk pasar kerja internasional. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Webinar Serial LKP Mendunia Seri 2 yang mengangkat tema "Meniti Karier Global: Strategi Sukses Alumni LKP Menembus Dunia Kerja Internasional".
Webinar tersebut mempertemukan pemerintah, pengelola LKP, pelaku industri internasional, hingga alumni yang telah berkarier di luar negeri untuk membahas strategi peningkatan kualitas lulusan agar mampu bersaing di pasar kerja global.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, mengatakan pendidikan kursus dan pelatihan memiliki keunggulan karena mampu menyesuaikan diri dengan cepat terhadap kebutuhan dunia industri melalui program yang fleksibel dan berbasis kompetensi.
“Pendidikan kursus dan pelatihan memiliki peran yang sangat strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap memasuki dunia kerja maupun meningkatkan kompetensi angkatan kerja yang telah ada. Saat ini peluang kerja tidak lagi terbatas pada pasar kerja di dalam negeri, tetapi juga terbuka luas di berbagai negara yang membutuhkan tenaga kerja kompeten,”kata Tatang dalam keterangan yang diterima tvrinews, Kamis, 2 Juli 2026.
Menurutnya, peluang kerja di luar negeri harus dimanfaatkan secara optimal oleh lulusan LKP Indonesia. Namun, tingginya kebutuhan tenaga kerja global juga diiringi dengan persaingan yang semakin ketat sehingga peningkatan mutu LKP perlu terus dilakukan.
Tatang menjelaskan penguatan tersebut dapat dilakukan melalui penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, peningkatan pengalaman praktik peserta didik, penguatan kompetensi instruktur, serta perluasan kemitraan dengan dunia usaha, dunia industri, dan mitra internasional.
“Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar kompetensi nasional, tetapi juga mampu memenuhi ekspektasi dunia kerja internasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterampilan di bidang Spa Therapist dan Caregiver menjadi dua profesi yang memiliki permintaan tinggi di berbagai negara. Menurutnya, selain kemampuan teknis, tenaga kerja pada sektor tersebut juga dituntut memiliki etos kerja, integritas, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap penerima layanan.
Sementara itu, Direktur Kursus dan Pelatihan, Yaya Sutarya, mengatakan Direktorat Kursus dan Pelatihan terus mendorong transformasi LKP agar semakin mampu menjawab kebutuhan industri global.
Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan kurikulum berbasis industri, penguatan sertifikasi kompetensi, peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan, serta perluasan kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, termasuk mitra internasional.
“Melalui forum ini kami berharap dapat membangun ekosistem pembelajaran bersama mengenai peluang kerja internasional, kebutuhan kompetensi industri global, tantangan penempatan kerja, serta strategi peningkatan kualitas lulusan pendidikan kursus,”ungkap Yaya.
Yaya menilai forum tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, penyelenggara kursus, dan alumni dalam membangun sistem pengembangan kebekerjaan lulusan LKP yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Menurutnya, LKP di Indonesia saat ini terus bertransformasi menjadi lembaga pelatihan yang lebih adaptif dan bertaraf internasional melalui penguatan kurikulum sesuai kebutuhan industri global, peningkatan fasilitas praktik, pembelajaran bahasa asing, pembentukan budaya kerja profesional, serta perluasan jejaring kerja sama internasional.
Dalam webinar tersebut, peserta juga memperoleh perspektif langsung dari pelaku industri internasional, yakni Kang Bongju dari Korea Selatan dan Hendri Tjang dari Malaysia, mengenai kompetensi dan karakter tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan di tingkat global.
Selain itu, dua alumni LKP turut berbagi pengalaman membangun karier di luar negeri. Rianti Eka, lulusan LKP Palem Training Center, kini bekerja sebagai Spa Therapist di Malaysia. Sementara Azra Humaira, alumni LKP Citra, berkarier sebagai Caregiver di Jepang. Keduanya menceritakan proses persiapan sebelum bekerja, tantangan beradaptasi di lingkungan internasional, serta pentingnya kompetensi, profesionalisme, kemampuan komunikasi, dan ketahanan mental.
Melalui Webinar Serial LKP Mendunia, Kemendikdasmen berharap semakin banyak lulusan LKP Indonesia mampu menembus pasar kerja internasional dan menjadi representasi sumber daya manusia Indonesia yang kompeten, profesional, serta berdaya saing global.










