TVRINews, Jakarta
Momen hangat mewarnai kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus, Alexander Lukashenko, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026, ketika Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Lukashenko saling memperkenalkan anggota delegasi masing-masing sebelum memulai pertemuan bilateral.
Presiden Prabowo terlebih dahulu memperkenalkan jajaran delegasi Indonesia yang mendampingi dalam kunjungan kenegaraan tersebut. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang diperkenalkan antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Duta Besar Indonesia untuk Belarus.
Secara bergantian, Presiden Lukashenko kemudian memperkenalkan para pejabat tinggi yang turut mendampinginya. Delegasi Belarus terdiri atas sejumlah menteri dan pejabat strategis, di antaranya Menteri Luar Negeri, Ketua Dewan Bank Nasional Republik Belarus, Ketua Presidium Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Belarus, Perdana Menteri, Menteri Kesehatan, Menteri Perindustrian, hingga Wakil Menteri Pertahanan.
Prosesi perkenalan delegasi berlangsung dalam suasana akrab dan menjadi salah satu tahapan penting sebelum kedua kepala negara memasuki agenda inti pembahasan kerja sama bilateral.
Setelah sesi perkenalan, Presiden Prabowo dan Presiden Lukashenko melakukan foto bersama dan melanjutkan agenda dengan penandatanganan buku tamu kenegaraan, yang merupakan tradisi penyambutan bagi setiap kepala negara yang berkunjung ke Istana Kepresidenan Jakarta.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan empat mata antara kedua pemimpin, pertemuan bilateral yang melibatkan delegasi masing-masing negara, penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU), serta penyampaian pernyataan pers bersama.
Kunjungan kenegaraan Presiden Lukashenko dijadwalkan ditutup dengan jamuan santap siang kenegaraan yang diselenggarakan Presiden Prabowo di Istana Negara sebagai simbol persahabatan dan penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Belarus.









