TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat keteladanan dalam menjalankan tugas dan amanah.
Menurut Bima, keteladanan yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW perlu terus diingat sebagai bekal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Maulid Nabi tentu bukan hanya sekadar perayaan tahunan. Setiap memperingati Maulid Nabi, kita semua diingatkan kembali tentang keteladanan junjungan kita Nabi Besar Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam,” kata Bima saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid An-Nuur, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa, 8 September 2026.
Bima menyampaikan, terdapat tiga aspek penting dalam kepemimpinan yang jarang dapat berjalan secara bersamaan, yakni kekuasaan, karisma, dan keteladanan. Menurutnya, ketiga hal tersebut telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dan dapat menjadi teladan bagi seluruh umat manusia, termasuk kalangan ASN.
Bima juga mengingatkan bahwa kekuasaan dan jabatan pada dasarnya bersifat sementara. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran ASN Kemendagri untuk tidak menjadikan jabatan maupun materi sebagai tujuan utama dalam menjalankan tugas.
“Jadi Menteri, jadi Wamen, jadi Dirjen, jadi apa pun, ada expirednya. Tetapi yang abadi adalah mencari rida Allah SWT,” ujarnya.
Bima berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat semakin memperkuat keikhlasan jajaran Kemendagri dalam menjalankan tugas serta menghadapi berbagai tantangan dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Mudah-mudahan hari ini menjadi berkat bagi kita semua. Mudah-mudahan setiap langkah, setiap keikhlasan yang Bapak/Ibu curahkan untuk bersama-sama di majelis ini diberikan pahala yang berlipat oleh Allah SWT,” pungkasnya.










