TVRINews, Jakarta
Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) mendorong pengembangan bakat anak yang diiringi penguatan pendidikan karakter, perlindungan, serta pemenuhan hak anak.
Hal tersebut disampaikan KOWANI dalam rangkaian Anugerah Anak Indonesia Awards 2026 yang berlangsung pada 3 Oktober 2026. KOWANI mengapresiasi semangat dan prestasi anak-anak dari berbagai daerah yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam pemberitaan Rajawali Citra yang dibagikan, juri Duta Kebaya Cilik dan Remaja Indonesia, Dr. Jusuf Kristianto, MPH, PhD, turut mengapresiasi antusiasme sekitar 200 anak, termasuk peserta dari Papua dan Bali.
Ia mendorong anak-anak untuk terus mengasah kemampuan, tekun berusaha, dan tidak mudah menyerah.
KOWANI memandang setiap anak memiliki potensi yang perlu dihargai. Penghargaan terhadap prestasi anak diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, sekaligus menghargai proses yang dijalani.
Pendampingan juga dinilai perlu disesuaikan dengan minat, usia, dan kebutuhan anak. Dengan demikian, aktivitas pengembangan bakat tetap dapat berjalan seimbang dengan waktu belajar, bermain, dan beristirahat.
Sebagai organisasi perempuan Indonesia, KOWANI mengajak orang tua, pendidik, komunitas, dan penyelenggara kegiatan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang bagi anak.
Anak perlu didengar, dihargai atas usahanya, serta mendapatkan dukungan ketika menghadapi kesulitan. KOWANI juga menilai keberanian anak dalam meminta bantuan merupakan bagian dari ketangguhan.
Perhatian juga diberikan terhadap pendampingan anak di ruang digital. Keluarga dan sekolah dinilai memiliki peran dalam membantu anak memilah informasi, menjaga privasi, menghindari konten berbahaya, serta mengenali tindakan perundungan.
Teknologi diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan berkreasi yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Melalui kolaborasi tersebut, KOWANI berharap lahir generasi yang sehat, percaya diri, kreatif, berempati, dan mencintai budaya bangsa.
Penguatan keluarga serta perlindungan anak dinilai menjadi fondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.










