TVRINews – Jakarta
Alumnus Lemhannas dan Kopassus Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap
Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto dipercaya mengemban tugas sebagai komandan upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Penunjukan perwira tinggi bintang tiga ini menandai momentum penting dalam perhelatan tahunan tersebut, mengingat rekam jejak militernya yang sarat prestasi akademik serta pengalaman penugasan strategis di berbagai lini pertahanan negara.
Kehadiran Lucky di Lapangan Prima Mabes TNI pada Senin, 5 Oktober 2026, menarik perhatian publik berkat latar belakang pendidikannya yang gemilang. Pria kelahiran Jakarta, 2 Oktober 1974, ini merupakan alumni angkatan pertama SMA Taruna Nusantara Magelang yang kemudian melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer dan sukses meraih penghargaan Adhi Makayasa pada tahun 1996.
Karier militer perwira berinfanteri baret merah atau Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini terus menanjak melalui pencapaian akademis yang konsisten. Lucky tercatat sebagai lulusan terbaik Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Angkatan 49 pada 2011.
Selang beberapa tahun kemudian, ia kembali menorehkan prestasi serupa dengan menjadi lulusan terbaik akademik pada Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIV Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia pada 2023.
Sepanjang pengabdiannya di Korps Baret Merah, Lucky pernah memegang sejumlah posisi kunci, di antaranya Wakil Asisten Operasi Danjen Kopassus, Asisten Perencanaan Danjen Kopassus, Asisten Operasi Danjen Kopassus, hingga Komandan Grup 1 Kopassus.
Selain itu, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Intelijen Negara (BIN) serta memimpin Komando Operasi TNI Habema sebelum akhirnya resmi mengemban amanah sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan III) pada Maret 2026.
Dalam rekam jejak kepemimpinannya di wilayah timur Indonesia, khususnya selama memimpin Komando Operasi TNI Habema dan Pangkogabwilhan III, jenderal bintang tiga ini dikenal tegas dalam menyikapi eskalasi keamanan.
Melalui keterangan resmi Puspen TNI, Lucky pernah menegaskan komitmen institusinya dalam menindak kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). Ia menilai tindakan kelompok tersebut sebagai ancaman nyata terhadap stabilitas keamanan regional dan keselamatan masyarakat sipil, menyusul insiden kekerasan serta gangguan terhadap penerbangan sipil di wilayah pegunungan Papua.










