TVRINews, Jakarta
Banjir bandang melanda Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada 1 November 2026. Peristiwa tersebut berdampak pada 15 kepala keluarga dan 15 unit rumah. Warga terdampak juga dilaporkan mengungsi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan banjir bandang tersebut turut berdampak pada lahan pertanian dan kolam ikan milik warga.
“Selain 15 kepala keluarga dan 15 unit rumah yang terdampak, banjir bandang juga mengakibatkan sekitar 15 hektare sawah serta kolam ikan terdampak,” ucap Berton dia melalui laman akun YouTube @bnpb_indonesia pada Senin, 2 November 2026.
Berton menyampaikan kondisi air mulai berangsur surut. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama warga setempat juga melakukan pembersihan sisa lumpur yang terbawa banjir.
Selain itu, ia juga menuturkan jika telah terjadi tanggul jebol di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Minggu, 1 November 2026 sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa tersebut berdampak pada 112 jiwa dari 34 rumah.
Ia mengatakan, usai kejadian tersebut warga sempat mengungsi. Hingga laporan disampaikan, masih terdapat tujuh jiwa yang bertahan di tempat pengungsian.
“Sebanyak 112 jiwa dari 34 rumah terdampak. Warga sempat mengungsi dan saat ini masih tersisa tujuh jiwa di pengungsian,” ujar Berton.
Ia menambahkan, BPBD bersama aparat setempat telah melakukan pembersihan lumpur dan sampah serta penanganan saluran air di lokasi terdampak.









