TVRINews - Papua
Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia Berhasil Mengevakuasi Jenazah dari Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave
Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) berhasil menemukan tiga jenazah pekerja tambang yang terjebak di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Minggu (5/9).
Penemuan ini memambah total korban meninggal menjadi 5 orang.
Ketiga jenazah ditemukan dalam dua tahap, yakni satu jenazah pada sekitar pukul 12.00 WIT dan dua jenazah lainnya pada sekitar pukul 16.53 WIT.
Hasil identifikasi oleh tim medis dan kepolisian memastikan bahwa korban pertama adalah Victor Bastida Ballesteros, warga negara Chile yang bekerja untuk PT Redpath Indonesia.
Sementara dua korban lainnya masih menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan rasa duka mendalam atas kehilangan para pekerja tersebut.
"Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025 lalu.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua," ujar Tony Wenas.
Sementara itu upaya pencarian terhadap seluruh pekerja yang masih terjebak terus berlanjut.
PTFI juga memastikan memberikan pendampingan penuh bagi keluarga para korban serta dukungan terhadap proses identifikasi yang sedang berlangsung.¹
Insiden longsor lumpur bijih basah terjadi di area tambang bawah tanah GBC pada Senin, 8 September 2025, sekitar pukul 22.00 WIT. Sebagian besar karyawan berhasil dievakuasi, namun tujuh pekerja sempat dilaporkan masih terjebak di dalam terowongan.
Pada Sabtu, 20 September 2025, dua di antaranya berhasil ditemukan oleh tim penyelamat. Dengan ditemukannya tiga korban terbaru ini, total lima dari tujuh pekerja telah berhasil ditemukan hingga Minggu, 5 Oktober 2025. sementara dua lainnya masih dalam upaya pencarian










