
Foto: Ilustrasi Jemaah Haji 2025 (TVRINews/HO-MCH2025)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Kementerian Agama akan membantu menjembatani komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait penerbitan visa haji furoda tahun 2025.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyatakan jika sampai saat ini proses penerbitan visa tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan otoritas Arab Saudi, namun Kementerian Agama tetap berusaha memberikan dukungan.
“Kita lagi menunggu Saudi. Itu di luar kewenangan kami, tapi kami akan bantu, insya Allah,” ujarnya
Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut, komunikasi dengan pihak Arab Saudi terus dilakukan secara intensif.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa upaya diplomasi dilakukan siang dan malam demi memperjuangkan hak para jemaah furoda yang hingga kini belum mendapatkan visa.
“Sudah, sudah. Siang malam kami komunikasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Nasaruddin mengungkapkan bahwa sebagian visa furoda sebenarnya sudah diterbitkan oleh otoritas Saudi. Namun, masih ada sejumlah besar jemaah yang belum mendapatkan kepastian.
“Sebagian sudah ada, tapi masih ada daftar tunggunya, belum keluar. Nah, yang mengeluarkan visa kan di sana ya,” jelasnya.
Haji furoda adalah program haji non-kuota yang diatur langsung oleh Pemerintah Arab Saudi di luar alokasi resmi dari pemerintah Indonesia.
Dimana, setiap tahunnya, program ini diminati oleh jemaah yang ingin berangkat lebih cepat tanpa menunggu antrean kuota nasional. Namun, kendala administratif seperti keterlambatan visa kerap menjadi hambatan.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama berharap agar proses penerbitan visa furoda dapat segera rampung agar jemaah yang telah mempersiapkan diri sejak awal tahun dapat melaksanakan ibadah haji dengan tenang dan lancar.
Baca Juga: Proses Visa Haji Resmi Ditutup, Ribuan Jemaah Indonesia Gagal Berangkat
Editor: Redaksi TVRINews
