TVRINews, Bogor
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago memimpin Rapat Koordinasi (rakor) Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP) di PMPP TNI Sentul, Bogor.
Selain itu, ia juga melakukan peninjauan kesiapan Satgas Kontingen Garuda yang akan diberangkatkan dalam misi UNIFIL di Lebanon pada Sabtu, 23 Mei 2026 mendatang.
Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan Indonesia memiliki kontribusi sebagai
sebagai salah satu negara penyumbang pasukan penjaga perdamaian PBB terbesar di dunia harus terus diperkuat sebagai bagian dari diplomasi internasional.
“Indonesia sebagai salah satu penyumbang pasukan perdamaian PBB terbesar di dunia harus menjadi kekuatan diplomasi yang nyata,” ungkapnya kutip Selasa, 12 Mei 2026.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti empat aspek penting dalam penguatan misi perdamaian.
“Peningkatan kualitas pelatihan di PMPP TNI sebagai pusat keunggulan, pembaruan sistem perlindungan personel serta evaluasi prosedur keamanan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta dukungan negara terhadap prajurit dan keluarga,” kata dia
Indonesia, kata dia, berkomitmen untuk terus menjaga perdamaian global melalui kesiapsiagaan, profesionalisme, dan dedikasi Prajurit Garuda dalam setiap penugasan internasional.










