TVRINews, Jakarta
Kementerian Agama RI Kementerian Agama menyoroti pentingnya perlindungan generasi muda di tengah derasnya transformasi digital yang dinilai telah menjadi tantangan baru bagi kedaulatan bangsa di era keterbukaan informasi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di halaman Kantor Pusat Kemenag, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Upacara diikuti jajaran pejabat eselon I dan II, Dharma Wanita Persatuan, serta ASN Kemenag pusat.
Ali Ramdhani menegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan ruang digital.
“Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Ali Ramdhani dalam keterangan tertulis, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menyebut tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, sangat relevan dengan kondisi saat ini karena menekankan pentingnya menjaga generasi muda sebagai fondasi bangsa.
Menurutnya, semangat kebangkitan nasional yang diwariskan organisasi Budi Utomo harus terus dihidupkan dalam konteks kekinian, terutama dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap teknologi.
Ali juga menyoroti implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) sebagai langkah konkret pemerintah dalam melindungi anak di ruang digital.
“Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya,”jelasnya.
Kebijakan tersebut, lanjutnya, bertujuan menghadirkan ruang digital yang lebih aman, sehat, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
Ia menambahkan, kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan perlindungan generasi muda dari dampak negatif dunia digital.
Di akhir pesannya, Ali mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta menjadikan momentum Harkitnas sebagai pengingat pentingnya menjaga masa depan bangsa melalui generasi muda yang berkualitas.










