TVRINews, Jember
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang saat ini memasuki tahap penyelesaian akhir. Salah satu fasilitas yang menjadi sorotan adalah lapangan sepak bola berstandar internasional yang hampir rampung.
Lapangan yang berada di kawasan pendidikan seluas 7,4 hektare itu dibangun dengan ukuran 105 x 68 meter, mengacu pada standar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Saat ini, progres pengerjaan lapangan telah mencapai 93,94 persen dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
Di area sekeliling lapangan juga dibangun jogging track dengan standar internasional yang dilengkapi lapisan karet sebagai penunjang aktivitas olahraga siswa. Fasilitas tersebut dirancang tidak hanya sebagai sarana olahraga, tetapi juga untuk mendukung pembentukan karakter, sportivitas, dan gaya hidup sehat peserta didik.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat harus mengutamakan kualitas dan ketahanan infrastruktur.
“Yang paling penting adalah kualitas tidak boleh dikorbankan. Saya menekankan agar bangunan Sekolah Rakyat ini dibangun dengan standar terbaik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Dody Hanggodo.

(Foto: Kementerian PU)
Selain lapangan utama, fasilitas tersebut juga dilengkapi sistem drainase berlapis untuk menjaga kondisi permukaan lapangan tetap optimal dalam berbagai kondisi cuaca. Rumput yang digunakan merupakan jenis matrella yang dirancang untuk mendukung kenyamanan dan keamanan aktivitas olahraga.
Project Manager PT Nindya Karya, Aryansah Pratama Putra, mengatakan bahwa fasilitas olahraga tersebut dibangun sesuai standar internasional, baik dari aspek ukuran, material, maupun sistem pendukung.
“Dimensi lapangan sudah sesuai standar FIFA, sistem drainase juga dirancang sesuai standar internasional, termasuk material rumput dan jogging track yang memenuhi ketentuan teknis,” ujarnya.
Secara keseluruhan, progres pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember telah mencapai 74,14 persen per 5 Juni 2026. Untuk mempercepat penyelesaian, sekitar 1.000 pekerja dikerahkan di lokasi proyek, termasuk penyelesaian bangunan utama dan penataan kawasan.
Pembangunan Sekolah Rakyat Jember menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai kontrak sebesar Rp221,99 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh KSO PT Nindya Karya (Persero) – Modern dengan dukungan manajemen konstruksi PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).
Sekolah Rakyat Jember dirancang untuk menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA dengan 36 rombongan belajar. Selain fasilitas pendidikan dan asrama, kawasan ini juga dilengkapi masjid, gedung serbaguna, lapangan basket, rusun guru, kantin, serta ruang terbuka untuk mendukung aktivitas pembelajaran dan pengembangan karakter siswa.










