TVRINews, Jakarta
Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) TVRI periode 2023–2028, Tubagus Fiki Chikara Satari, menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan internal serta meningkatkan kualitas siaran TVRI ke depan.
Usai dilantik, Fiki mengatakan langkah awal yang akan dilakukan ialah melakukan konsolidasi bersama jajaran direksi dan manajemen guna melihat kondisi terkini TVRI, mulai dari kualitas siaran, jangkauan layanan, hingga efektivitas program yang sudah berjalan.
Menurutnya, pembenahan internal menjadi salah satu prioritas utama, termasuk penguatan reformasi birokrasi dan peningkatan kesejahteraan pegawai TVRI.
“Kami ingin memastikan reformasi birokrasi berjalan baik dan kesejahteraan pegawai TVRI menjadi perhatian utama,”kata Fiki dalam keterangan yang diterima tvrinews di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.
Selain itu, ia menilai TVRI perlu terus meningkatkan kualitas program agar mampu menjangkau masyarakat lebih luas, tidak hanya melalui siaran televisi konvensional, tetapi juga platform digital dan telekomunikasi.
Fiki mengatakan TVRI harus mampu menghadirkan tayangan yang memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus memiliki dampak terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Ia menambahkan, evaluasi terhadap program-program siaran akan dilakukan berdasarkan berbagai indikator, seperti rating, share, hingga hasil survei penonton.
Program yang dinilai baik, lanjutnya, akan tetap dilanjutkan dan diperbaiki agar semakin relevan dengan kebutuhan publik.
“Kalau programnya sudah baik tentu akan diteruskan dan ditingkatkan kualitasnya,”jelasnya.
Fiki juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak dalam pengembangan konten siaran. Menurutnya, TVRI tidak harus memproduksi seluruh program secara mandiri.
Ia menyebut pola kerja sama seperti co-production, berbagi sumber daya, hingga distribusi bersama dapat menjadi strategi untuk memperkuat kualitas tayangan TVRI di masa mendatang.
Selain pembenahan program, TVRI juga akan memastikan kualitas layanan penyiaran di seluruh daerah tetap optimal, termasuk pada platform digital.
Fiki berharap berbagai langkah pembenahan tersebut dapat memperkuat posisi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang semakin modern, berkualitas, dan dekat dengan masyarakat.










