TVRINews, Jakarta
Universitas Binawan memberdayakan kader PKK RW 05 Kelurahan Cawang sebagai agen perubahan (agent of change) dalam meningkatkan kesiapsiagaan banjir berbasis komunitas di kawasan bantaran Sungai Ciliwung. Program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat untuk memperkuat ketangguhan warga di wilayah yang masih rawan terdampak banjir.
Kegiatan bertajuk Pemberdayaan Kelompok PKK RW 05 Kelurahan Cawang sebagai Agent of Change Kesiapsiagaan Bencana Banjir Berbasis Komunitas di Bantaran Sungai Ciliwung tersebut dilatarbelakangi kondisi Cawang yang masih kerap terdampak luapan Sungai Ciliwung saat musim hujan.
Universitas Binawan juga memiliki pengalaman menjadi lokasi posko pengungsian ketika banjir melanda. Namun, banyak warga yang datang ke pengungsian tanpa memiliki kesiapsiagaan yang memadai. Berangkat dari kondisi tersebut, program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat agar lebih siap menghadapi bencana secara mandiri dan terorganisir.
Ketua Tim Pengabdi Universitas Binawan, Dr. Maryuni, mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesiapsiagaan banjir, keterampilan pertolongan pertama saat bencana, serta kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi kondisi darurat. Selain itu, kami juga mendorong terbentuknya kader PKK sebagai agen perubahan di lingkungan RW 05, khususnya di bidang kesiapsiagaan banjir," ujar Maryuni dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, Jumat, 24 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diisi dengan edukasi kesiapsiagaan keluarga menghadapi banjir, pelatihan persiapan menghadapi bencana, pelatihan pertolongan pertama, serta pengenalan teknologi tepat guna.
Sebagai bagian dari program, tim pengabdi juga membagikan tas siaga banjir yang berisi emergency kit dan perlengkapan kebutuhan dasar saat kondisi darurat, khususnya di lokasi pengungsian. Selain itu, peserta menerima Buku Saku Rumah Tangga Siaga Banjir sebagai panduan praktis untuk meningkatkan kesiapsiagaan keluarga.
Ketua RW 05 Kelurahan Cawang, Husnul Khotimah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap para kader PKK dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarluaskan pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, terutama ibu rumah tangga.
Melalui program ini, Universitas Binawan berharap mampu membangun budaya siaga bencana berbasis komunitas di kawasan bantaran Sungai Ciliwung. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat skema Program Kemitraan Masyarakat.









