TVRINews, Jakarta
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran Polri meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kapolda, Kapolres hingga Kapolsek diminta memastikan personel siap bergerak cepat memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak abu vulkanik.
Instruksi tersebut disampaikan Sigit menyusul meluasnya dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek dan sekitarnya.
"Untuk dampak vulkanik tolong untuk seluruh rekan-rekan agar siap siaga membantu masyarakat yang butuhkan bantuan Polri," kata Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, dikutip Senin, 7 September 2026.
Sigit meminta seluruh kepala satuan wilayah (Kasatwil) merespons kondisi tersebut secara cepat. Polri diminta mengoptimalkan pelayanan, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menyiapkan dukungan kesehatan serta peralatan yang dibutuhkan.
"Mulai dari masker, dampak ISPA yang perlu rujukan RS, atau mungkin air bersih dan lain yang diperlukan," ujarnya.
Menurut Sigit, jajaran Polri tidak boleh hanya menunggu laporan masyarakat. Personel harus mampu mengantisipasi kebutuhan warga di wilayah masing-masing.
Untuk itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, unsur kesehatan, kebencanaan dan instansi terkait perlu diperkuat agar penanganan dampak erupsi dapat berjalan secara terpadu.
Sigit juga menegaskan personel Polri harus segera hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, termasuk apabila diperlukan proses evakuasi dan pengungsian.
"Termasuk evakuasi dan pengungsian bila diperlukan, dan masalah lain yang perlu kehadiran Polri. Termasuk membantu sosialisasi dan lain-lain," tegasnya.
Sejumlah Wilayah Mulai Lakukan Mitigasi
Sejalan dengan arahan Kapolri, jajaran Polri di sejumlah wilayah telah melakukan langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik.
Polda Lampung menyiapkan dukungan kesehatan dan distribusi masker kepada masyarakat. Kesiapan pelayanan juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi maupun kebutuhan penanganan kesehatan dalam jumlah besar.
Di Kabupaten Bogor, Polres Bogor membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi paparan abu vulkanik. Polisi juga mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk membersihkan endapan abu vulkanik di sejumlah ruas jalan utama.
Sementara di Lampung Selatan, personel kepolisian bersama Dinas Kesehatan membagikan masker sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perlindungan dari paparan abu vulkanik.
Langkah serupa dilakukan Polresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya. Polisi menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker bagi penumpang serta pengguna jasa bandara yang terdampak penundaan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Polri memastikan kesiapsiagaan terus diperkuat di wilayah yang berpotensi terdampak. Selain keselamatan masyarakat, jajaran kepolisian juga diminta mengantisipasi gangguan aktivitas warga, lalu lintas, pelayanan publik, hingga kebutuhan evakuasi apabila situasi berkembang.
Sigit mengimbau masyarakat tidak ragu menyampaikan kebutuhan kepada kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau pertolongan.
Masyarakat juga diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker di wilayah terdampak abu vulkanik, serta mengikuti informasi dan arahan resmi pemerintah maupun petugas di lapangan.










