TVRINews, Papua
Peresmian Jembatan Merah Putih Ugimba di Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, resmi membuka keterisolasian wilayah dan mempermudah mobilitas warga setempat. Infrastruktur ini hadir sebagai harapan baru bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sosial maupun ekonomi sehari-hari.
Jembatan tersebut diresmikan oleh Kaskogabwilhan III Marsda TNI Ir. Joko Sugeng Sriyanto, mewakili Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto yang berhalangan hadir langsung karena melaksanakan tugas negara di Jakarta.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Ugimba melibatkan kerja sama prajurit TNI, Vertical Rescue Indonesia, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat dengan dukungan Koops TNI Habema. Pembangunannya menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi keamanan yang membaik diikuti dengan percepatan pembangunan wilayah.
Bagi masyarakat Ugimba, kehadiran infrastruktur ini bukan sekadar penghubung antar-sisi sungai, melainkan akses vital menuju kebun, sekolah, fasilitas kesehatan, dan tempat ibadah.
Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bukti nyata stabilitas keamanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Jangan hanya melihat jembatannya, tetapi lihat kehidupan yang akan melewatinya. Anak-anak menuju sekolah, mama-mama menuju kebun, masyarakat menuju pelayanan kesehatan dan tempat ibadah. Yang kita bangun bukan hanya jembatan, tetapi juga kesempatan dan harapan bagi masa depan masyarakat Ugimba," ujar Brigjen TNI Riyanto dalam keterangannya dikutip, Kamis 15 Oktober 2026.
Menurut Riyanto, pembangunan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kembali kehidupan di kampung. Masyarakat diharapkan menjadi bagian utama pembangunan agar manfaatnya dapat dijaga secara berkelanjutan.
"Keamanan membuka ruang, pembangunan menghubungkan kehidupan, dan masyarakatlah yang menghidupkan kampungnya. Ketika masyarakat dapat bekerja, anak-anak bersekolah, gereja dan adat berjalan, serta keluarga hidup dengan tenang, di situlah Papua yang damai mulai menjadi kenyataan," tambahnya.
Koops TNI Habema menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh prajurit, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, hingga tim Vertical Rescue Indonesia atas dukungan penuh hingga proyek selesai.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, serta seluruh pihak yang memberikan perhatian terhadap pembangunan jembatan penyeberangan tersebut.
Kehadiran Jembatan Merah Putih Ugimba menjadi simbol bahwa kedamaian di Papua tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan, melainkan lewat terbukanya akses, berjalannya pelayanan publik, dan tumbuhnya harapan masa depan anak-anak Papua.










