TVRINews, Medan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin yang mampu membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan kuliah umum dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMSU 2026, pada Senin, 28 September 2026.
Kuliah umum ini, diikuti ribuan mahasiswa dan dihadiri jajaran pimpinan UMSU, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Forkopimda Sumatera Utara, serta unsur pimpinan Polri.
Dalam pemaparannya, Listyo Sigit menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah saat ini, tetapi juga oleh kualitas generasi muda yang sedang menempuh pendidikan tinggi. Karena itu, mahasiswa harus mampu menjadi pribadi yang adaptif, berintegritas, dan siap menghadapi perubahan zaman.
Kapolri Listyo menjelaskan, jika Indonesia memiliki sekitar 290,1 juta penduduk dan diproyeksikan memasuki bonus demografi pada periode 2030–2035. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menekankan pentingnya penguatan pendidikan, keterampilan, penciptaan lapangan kerja, serta penguasaan teknologi agar bonus demografi benar-benar menjadi modal menuju negara maju.
Mahasiswa juga didorong menjadi pembelajar sepanjang hayat, memanfaatkan teknologi secara produktif, serta berani menghasilkan karya yang memberikan dampak bagi masyarakat.
“Tahun 2045 merupakan panggung pembuktian bagi kalian dalam memimpin Indonesia,” ujar Listyo Sigit.
Selain unggul secara akademik, Kapolri menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk menjaga persatuan dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Di lingkungan kampus, mahasiswa diharapkan menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, menciptakan budaya akademik yang sehat, serta menjaga keamanan dan ketertiban. Sementara di tengah masyarakat, mereka didorong menjadi agen perubahan, pelopor kamtibmas, sekaligus perekat persatuan bangsa.
Kapolri juga menyoroti tantangan global yang terus berkembang, mulai dari dinamika geopolitik, tekanan ekonomi, perubahan iklim, hingga pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, kondisi tersebut menuntut lahirnya pemimpin yang inovatif, kolaboratif, dan mampu mengambil keputusan secara tepat.
PKKMB UMSU 2026 diikuti 6.027 mahasiswa dari berbagai bidang ilmu, mulai dari agama, pendidikan, sosial politik, pertanian, ekonomi, hukum, teknik, ilmu komputer dan teknologi informasi, kedokteran, hingga program pascasarjana dan doktoral.










