TVRINews, Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan dan revitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di berbagai wilayah Indonesia. Program ini ditujukan agar setiap kabupaten dan kota memiliki rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kesehatan secara cepat dan berkualitas.
Prabowo mengatakan setiap dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia harus memiliki rumah sakit yang canggih sehingga mampu menangani masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis tanpa harus dirujuk ke daerah lain.
“Kita akan membangun dan merevitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah. Setiap dari 514 kabupaten dan kota kita harus memiliki rumah sakit yang canggih yang bisa menyelamatkan rakyat secepat mungkin,” ujar Prabowo dalam keterangan yang diterima tvrinews di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemerataan akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan.
22 Rumah Sakit di Daerah 3T Sudah Beroperasi
Prabowo mengatakan pemerintah sebelumnya telah membangun 66 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 rumah sakit telah beroperasi.
Rumah sakit yang telah dibangun tersebut dilengkapi berbagai peralatan medis dan layanan modern. Di antaranya alat pemeriksaan jantung, CT scan, mamografi, dan USG.
Menurut Prabowo, kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat di daerah mendapatkan layanan kesehatan yang sebelumnya hanya tersedia di kota-kota besar.
“Kita telah membawa alat pemeriksaan jantung, CT scan, mamografi, USG, dan layanan modern ke wilayah yang sebelumnya harus merujuk pasien ke tempat-tempat yang sangat jauh,”tambahnya.
Fokus pada Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi
Prabowo menjelaskan, revitalisasi RSUD akan diarahkan untuk memperkuat kemampuan rumah sakit dalam menangani penyakit yang menjadi penyebab kematian tertinggi.
Layanan tersebut mencakup penanganan kanker, penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Tidak boleh lagi seorang ibu kehilangan nyawa karena rumah sakit terlalu jauh. Tidak boleh lagi seorang ayah menjual seluruh hartanya karena harus berobat ke kota besar,” tegas Prabowo.
Selain pembangunan dan revitalisasi rumah sakit, pemerintah juga berencana menyediakan klinik di setiap gerai Koperasi Merah Putih. Klinik tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan layanan kesehatan, termasuk melalui layanan jarak jauh.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan akses pelayanan kesehatan yang lebih merata sehingga masyarakat di setiap kabupaten dan kota tidak harus pergi ke kota besar untuk mendapatkan layanan medis yang dibutuhkan.










