TVRINews, Jakarta
Kementerian Koperasi (Kemenkop) kembali meluruskan informasi mengenai anggaran Rp103 miliar yang beredar di masyarakat dan disebut-sebut dialokasikan untuk kebutuhan podcast. Kemenkop menegaskan informasi tersebut tidak tepat.
Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi mengatakan, Kemenkop terbuka terhadap kritik dan perhatian masyarakat sebagai bagian dari transparansi serta keterbukaan informasi. Namun, informasi mengenai anggaran perlu dilihat secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Menurut Ahmad, anggaran Rp103 miliar merupakan usulan tambahan untuk salah satu unit kerja yang memiliki cakupan fungsi cukup luas. Anggaran tersebut mencakup kebutuhan hubungan masyarakat, komunikasi publik, dokumentasi, publikasi, teknologi informasi, tata usaha, hingga infrastruktur pendukung lainnya.
Dengan demikian, ia menegaskan anggaran tersebut tidak secara khusus diperuntukkan bagi podcast.
"Kami perlu sampaikan bahwa Rp103 miliar ini merupakan bagian dari usulan tambahan anggaran, belum menjadi pagu anggaran apalagi pagu definitif Kementerian Koperasi di tahun 2027,"ujar Ahmad Zabadi dalam keterangan tertulis, dikutip, Kamis, 3 September 2026.
Ahmad menjelaskan, komunikasi publik menjadi salah satu bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai program pemerintah, tujuan pelaksanaan program, serta manfaat yang dihasilkan.
Karena itu, komunikasi publik dinilai perlu dilakukan secara profesional, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.
"Kami juga akan terus memastikan setiap penggunaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan lebih dari itu harus memiliki hasil yang dapat diukur," ucapnya.
Selain persoalan komunikasi publik, Ahmad menyampaikan Kemenkop akan tetap berfokus pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi.
Fokus tersebut mencakup koperasi eksisting yang jumlahnya lebih dari 130 ribu unit serta Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN).
Ahmad berharap dukungan berbagai pihak dapat membuat koperasi semakin solid dan kuat, sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota maupun masyarakat.










