TVRINews, Jakarta
Rekayasa lalu lintas berupa contraflow kembali diberlakukan di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, Kamis, 7 Mei 2026 pagi. Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat adanya pekerjaan pemeliharaan jalan.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyebut sistem contraflow diterapkan mulai Km 23 hingga Km 28 atas diskresi pihak kepolisian.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengatakan rekayasa arus dilakukan guna menjaga kelancaran kendaraan menuju arah Cikampek.
“Contraflow diberlakukan sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas dan menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan menuju wilayah Cikampek,” ujar Ria dalam keterangan yang dikutip, Kamis, 7 Mei 2026.
Ia menjelaskan kepadatan dipicu adanya pekerjaan perbaikan jalan yang saat ini berlangsung di Km 28+175 arah Cikampek. Karena itu, pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi kendaraan di lapangan.
“Penerapan contraflow dilakukan atas diskresi kepolisian dan bersifat situasional sesuai kondisi lalu lintas,” katanya.
JTT bersama petugas kepolisian dan instansi terkait juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali selama pekerjaan berlangsung.
“Petugas terus melakukan pengaturan lalu lintas dan monitoring di lapangan agar perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar,” tambah Ria.
Pihak JTT turut menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas potensi ketidaknyamanan akibat pekerjaan pemeliharaan tersebut. Pengendara juga diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas selama melintas di lokasi contraflow.










