TVRINews, Jakarta
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus melakukan penguatan organisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah hingga ke daerah. Salah satunya melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Administrator di lingkungan Kemenhaj.
Dalam pelantikan yang berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, Leo Dirgahutama dipercaya sebagai Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Sementara Agus Husein dilantik sebagai Kepala Kantor Kemenhaj Kota Cirebon.
Sekretaris Jenderal Kemenhaj RI Teguh Dwi Nugroho mengatakan, jabatan yang diberikan kepada para pejabat merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan yang diamanahkan adalah tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan benar-benar berorientasi kepada kebutuhan masyarakat,” ujar Teguh dalam keterangan yang diterima tvrinews melalui rilis Kemenhaj, Rabu, 26 Agustus 2026.
Teguh menilai keberadaan Kantor Kemenhaj di daerah menjadi bagian penting dalam mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat. Para pejabat yang dilantik pun diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab.
“Kita ingin kehadiran Kemenhaj dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, setiap pejabat harus mampu bekerja secara profesional, responsif, dan menjadikan pelayanan kepada jemaah sebagai orientasi utama,” lanjutnya.
Selain pelayanan, Teguh menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas dan kewenangan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Kemenhaj dalam membangun Zona Integritas serta mewujudkan pemerintahan yang bersih.
“Tidak boleh ada ruang bagi penyalahgunaan kewenangan maupun praktik yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Kemenhaj menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas dan menolak praktik suap maupun gratifikasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Upaya tersebut dilakukan untuk membangun tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah yang semakin profesional dan akuntabel, sekaligus mengutamakan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan jemaah.










