TVRINews, Jakarta
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto telah melantik Takdir Saili sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Pada kesempatan tersebut, ia meminta agar perguruan tinggi dapat mengembangkan riset yang berorientasi pada potensi daerah. Menurutnya, hal ini dinilai penting agar hasil penelitian kampus dapat memberikan solusi bagi persoalan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, ia menilai jika UHO memiliki posisi strategis dalam mendorong pembangunan Sulawesi Tenggara dan kawasan timur Indonesia. Karena itu, perguruan tinggi perlu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui pendidikan dan penelitian.
Menurutnya, pengembangan riset berbasis potensi daerah diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif, membuka peluang kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, yang menekankan kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.

“Dorong potensi daerah menjadi sumber pembelajaran dan riset yang menghasilkan solusi, membuka peluang kerja, dan meningkatkan kesejahteraan. Inilah semangat Diktisaintek Berdampak: memastikan ilmu dan inovasi membawa manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegas Brian dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Selain mendorong penguatan riset, Brian mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan terbuka. Perguruan tinggi harus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang serta membekali mereka dengan kemampuan beradaptasi dan bekerja sama dalam menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan perguruan tinggi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pimpinan kampus tidak hanya bertugas mengelola institusi, tetapi juga memastikan terciptanya lingkungan pendidikan yang mendukung masa depan mahasiswa.
“Memimpin kampus adalah amanah untuk menjaga harapan banyak orang. Ada mahasiswa yang datang dengan cita-citanya, orang tua yang menitipkan masa depan anaknya, serta masyarakat yang menantikan manfaat ilmu pengetahuan,” ujar Brian.
Kepada Takdir Saili, Brian berpesan agar kepemimpinan UHO dijalankan dengan integritas dan mengedepankan keterlibatan seluruh sivitas akademika. Aspirasi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan diharapkan menjadi bagian penting dalam pengembangan universitas.
Melalui kepemimpinan periode 2026–2030, UHO diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset berbasis potensi Sulawesi Tenggara, serta memperluas peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.










