TVRINews, Jakarta
Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat sistem pengawasan kesehatan bagi penumpang internasional menyusul kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus Hanta di sejumlah negara.
Kepala BBKK Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, mengatakan peningkatan pengawasan dilakukan khususnya terhadap pelaku perjalanan yang datang dari negara dengan laporan kasus virus Hanta.
“Pengetatan ini kami lakukan pada negara-negara yang sudah teridentifikasi terdapat kasus virus Hanta,” ujar Naning, dalam keterangan yang dikutip, Rabu, 13 Maret 2026.
Saat ini, terdapat empat negara yang menjadi perhatian utama, yakni Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama. Meski demikian, BBKK menyebut daftar tersebut dapat berubah sesuai perkembangan situasi global.
“Jika ada negara lain yang kemudian terdeteksi, tentu akan kami evaluasi dan sesuaikan kembali,” tambahnya.
Sebagai langkah pencegahan, BBKK Soetta menerapkan skrining kesehatan berlapis terhadap seluruh penumpang internasional. Proses ini dimulai dari pengisian deklarasi kesehatan melalui aplikasi Satu Sehat sebelum keberangkatan.
Setibanya di bandara, penumpang kembali melalui pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner serta pemantauan gejala secara visual oleh petugas kesehatan.
“Dari sistem Satu Sehat kami bisa memetakan risiko awal. Setelah itu dilakukan pemeriksaan lanjutan saat kedatangan,” jelas Naning.
BBKK juga menyiapkan jalur khusus penanganan kasus penyakit menular di area bandara, termasuk fasilitas rujukan medis apabila ditemukan penumpang dengan gejala yang mengarah pada infeksi.
“Jika ada indikasi penyakit menular, kami langsung melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk penggunaan ambulans khusus yang memang disiapkan untuk kasus infeksi,” ungkapnya.
Virus Hanta sendiri diketahui dapat menular melalui paparan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang terkontaminasi. Karena itu, BBKK mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kebersihan lingkungan dan kondisi kesehatan individu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan, menerapkan perilaku hidup sehat, dan memperkuat daya tahan tubuh,” kata Naning.
Dengan penguatan pengawasan ini, BBKK Soekarno-Hatta menegaskan komitmennya dalam menjaga pintu masuk negara dari potensi ancaman penyakit menular lintas negara.










