TVRINews, Jakarta
Legenda sepak bola tim nasional Portugal, Luis Figo, mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat saat menghadiri Pesta Bola HGI 2026 di fX Sudirman, Jakarta. Program inisiasi HGI yang didukung Komunitas Olahraga Masyarakat Indonesia Nasional (KORMINAS) itu menjadi ajang kolaborasi olahraga dan komunitas yang diikuti berbagai kalangan.
"Saya bisa melihat sambutan hangat yang luar biasa dan gairah yang dimiliki masyarakat di sini terhadap sepak bola. Sangat senang, sangat terhormat bisa merasakan itu," kata Luis Figo dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.
Sambutan meriah dari para penggemar membuat mantan pemain Real Madrid tersebut ingin kembali datang ke Indonesia. Ia mengaku tertarik menghabiskan waktu berlibur sekaligus mengeksplorasi berbagai daerah di Tanah Air.
Kehadiran Figo mendapat apresiasi dari HGI. Ray menilai sosok legenda timnas Portugal itu dapat menjadi inspirasi, tidak hanya di dunia sepak bola, tetapi juga bagi penggiat olahraga pikiran.
"Luís Figo seperti kita tahu adalah legenda lapangan hijau. Tapi bagaimana ia mengasah taktik dan mengambil keputusan di tengah pertandingan adalah hal yang sangat bisa menjadi inspirasi para pegiat olahraga pikiran,” kata perwakilan HGI Ray.
Menurut KORMINAS, olahraga pikiran memiliki potensi besar untuk berkembang di kalangan generasi muda. Kehadiran Figo dalam sesi luring Pesta Bola HGI 2026 diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk mengembangkan strategi, taktik, dan kemampuan berpikir dalam berbagai cabang olahraga.
"HGI akan terus berupaya mendukung beragam rencana pemerintah untuk memajukan olahraga pikiran di Indonesia,” lanjut Ray.
Selain menggelar berbagai aktivasi dan turnamen untuk mendukung perkembangan olahraga pikiran secara profesional dan kompetitif, HGI juga terus meningkatkan kebijakan layanan serta perlindungan keamanan pengguna.
Pesta Bola HGI 2026 turut dimeriahkan sejumlah komunitas anak muda, di antaranya PRMI, Universitas Indonesia (UI), Putra Asgar, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta. Kolaborasi lintas komunitas dan cabang olahraga tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga pikiran yang inklusif dan terus berkembang di Indonesia.










