TVRINews, Bogor
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau yang dikenal dengan AHY menekankan pentingnya penyediaan fasilitas pendidikan yang layak sebagai fondasi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Menurutnya, cita-cita mewujudkan generasi unggul tidak akan tercapai apabila peserta didik masih belajar di lingkungan yang kurang mendukung.
Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat meninjau progres rehabilitasi dan renovasi MTs Negeri 1 Kota Bogor, Jawa Barat. Proyek yang telah mencapai sekitar 95 persen itu ditargetkan segera selesai dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengatakan jika pembangunan pendidikan tidak cukup hanya melalui penyempurnaan kurikulum maupun peningkatan kapasitas guru. Terlebih, lanjutnya kondisi fisik sekolah juga menjadi faktor penting yang memengaruhi kualitas pembelajaran.

“Kalau kita ingin meningkatkan kualitas pendidikan, maka anak-anak kita harus belajar di lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung proses pembelajaran secara optimal. SDM unggul tidak lahir dari fasilitas yang tidak layak,” ujarnya.
Menurut AHY, pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi penerus bangsa. Ia menilai sekolah yang baik dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih efektif sekaligus mendorong pengembangan karakter peserta didik.
“Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, berintegritas, memiliki keterampilan, dan berkarakter kuat. Karena itu membangun sekolah sejatinya adalah membangun masa depan bangsa,” katanya.
AHY juga menyoroti pentingnya penyediaan sarana pendukung pendidikan yang memadai. Menurutnya, kualitas sekolah tidak hanya diukur dari kondisi ruang kelas, tetapi juga dari kelengkapan fasilitas penunjang yang tersedia.
“Bicara sekolah bukan hanya bangunannya saja, tetapi juga ekosistemnya. Fasilitas pendukung yang baik akan menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman bagi siswa maupun guru,” tuturnya.
Ia mengapresiasi sinergi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Agama dalam pelaksanaan program rehabilitasi madrasah yang menjadi bagian dari program percepatan pembangunan yang dicanangkan pemerintahan Prabowo Subianto.
AHY berharap upaya tersebut dapat memperkuat kualitas pendidikan nasional dan mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang kompetitif menuju Indonesia Emas 2045.










