TVRINews, Mimika
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menyalurkan 500 tas sekolah dan perlengkapan belajar kepada siswa sekolah dasar di wilayah Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Bantuan tersebut diberikan kepada siswa SD Negeri Pigapu dan SD Negeri Satu Atap Pomako. Sebanyak 200 tas disalurkan untuk siswa SD Negeri Pigapu, sementara 300 tas lainnya diberikan kepada siswa SD Negeri Satu Atap Pomako.
Kegiatan dipimpin Kasatgas Banops Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Bambang Widiatmoko bersama Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 AKBP Andria dan personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026.
Kehadiran personel Satgas disambut antusias oleh para siswa dan pihak sekolah. Selain menyerahkan perlengkapan belajar, personel juga berinteraksi langsung dengan anak-anak sebagai bagian dari pendekatan kepada masyarakat.
Kepala SD Negeri Pigapu, Juwita Marice Meryam Bieths, mengapresiasi perhatian yang diberikan Satgas kepada para siswa. Menurutnya, bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak untuk mengikuti kegiatan belajar.
“Kami berterima kasih kepada komandan satgas sudah meluangkan waktu, memberikan kesempatan, memberikan dukungan dengan fasilitas tas dan buku. Terima kasih. Tetap semangat, tetap sehat dan jalankan tugasnya,” ujar Juwita dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Ia juga menilai keberadaan Satgas di wilayah tersebut turut memberikan rasa aman bagi lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Kami bersemangat, kami senang juga ada satgas ini karena dengan sendirinya kami merasa keamanan di sekitar lingkungan kami tinggal dan daerah kami bisa aman dari ancaman-ancaman atau dari orang-orang yang bertindak anarkis,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala SD Negeri Satu Atap Pomako, Sofyan Hadi. Ia mengatakan perlengkapan yang diberikan memiliki manfaat langsung bagi siswa karena digunakan dalam aktivitas belajar sehari-hari.
Kaops Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani mengatakan pembagian perlengkapan sekolah merupakan bagian dari pendekatan humanis Satgas dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, terutama generasi muda.
“Anak-anak adalah bagian penting dari masa depan Papua. Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami ingin memberikan dukungan sederhana yang dapat membantu mereka belajar dengan lebih baik. Harapannya, anak-anak semakin bersemangat untuk bersekolah dan meraih cita-cita,” kata Faizal.
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut juga menjadi kesempatan bagi personel Satgas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mengetahui kebutuhan yang ada di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga mengatakan pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda Papua.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dalam kegiatan belajar sehari-hari. Pendidikan merupakan bekal penting bagi mereka untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan Papua,” ujar Adarma.
Ia mengajak para siswa memanfaatkan perlengkapan sekolah tersebut dengan baik dan tetap rajin belajar.
Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berharap dukungan terhadap pendidikan anak-anak Papua dapat terus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, masyarakat, dan berbagai pihak. Bantuan perlengkapan belajar diharapkan dapat mendukung aktivitas pendidikan sekaligus menumbuhkan semangat siswa dalam mengejar cita-cita.










