TVRINews, Penajam Paser Utara
Otorita Ibu Kota Nusantara mendorong penerapan manajemen data yang terintegrasi dan berkualitas tinggi guna mendukung perumusan kebijakan serta pelaksanaan pembangunan Nusantara yang presisi.
Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penguatan tata kelola data dan peningkatan pemanfaatan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab dalam era transformasi pemerintahan digital.
Komitmen tersebut disampaikan Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Agung Indrajit dalam kegiatan Jumat Belajar bertema Manajemen dan Pemanfaatan Data di Kantor Otorita IKN.

“Ke depan, ada tiga hal yang perlu kita dorong. Pertama, membangun data yang berkualitas dan dapat dipercaya. Dalam pengadaan dan penyelenggaraan data, kita perlu melibatkan pembina data sesuai dengan kewenangannya. Untuk data statistik, misalnya, perlu melibatkan BPS sebagai pembina data statistik, sementara untuk data geospasial melibatkan Badan Informasi Geospasial (BIG). Demikian pula untuk data keuangan yang perlu mengacu pada standar dan ketentuan Kementerian Keuangan,” ujar Agung dalam keterangannya di Penajam Paser Utara, Senin, 2 November 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sistem Informasi Statistik Badan Pusat Statistik Joko Parmiyanto menegaskan bahwa keberadaan data saat ini telah menjadi infrastruktur vital dalam penyelenggaraan pemerintahan layaknya jaringan jalan, listrik, dan internet.
Ia menambahkan bahwa teknologi kecerdasan buatan tidak akan bekerja secara optimal tanpa dukungan pengelolaan data yang rapi dan terstandar secara lintas instansi.
“Data adalah infrastruktur. Kecerdasan buatan pun tidak akan bekerja dengan baik tanpa data yang rapi dan terstandar. Karena itu, kami mengajak Otorita IKN untuk bergotong royong dalam pengelolaan data. Jika satu instansi sudah memiliki data tertentu, instansi lain dapat memanfaatkannya tanpa harus mengumpulkan kembali data yang sama,” jelas Joko.
Joko turut mengingatkan pentingnya menjaga keamanan serta kedaulatan data agar tidak dialirkan secara sembarangan kepada penyedia layanan AI, terutama terkait informasi strategis dan sensitif negara.
Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola data ini, Otorita IKN berharap seluruh proses perencanaan hingga evaluasi pembangunan Nusantara terdukung oleh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.









