TVRINews, Denpasar
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial, Fatma Saifullah Yusuf, mendorong perluasan akses pasar bagi produk karya penyandang disabilitas di Kota Denpasar, Bali. Langkah ini diharapkan dapat membawa berbagai produk berkualitas hasil karya kalangan disabilitas menuju segmen pasar yang lebih luas.
Hal itu disampaikan Fatma saat mengunjungi Graha Nawasena dalam rangkaian Pesona Difabel Denpasar, Selasa 18 Agustus 2026. Dalam kunjungan tersebut, Fatma didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Mulianingsih.

Kegiatan yang digagas FPPI Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar itu menjadi ruang bagi penyandang disabilitas untuk menampilkan dan memasarkan berbagai hasil karya.
Fatma mengapresiasi keberadaan Graha Nawasena sebagai ruang yang memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi dan menghasilkan karya. Ia menilai penyandang disabilitas harus tetap memperoleh kesempatan yang luas untuk berkarya dan berkembang.
“Saya merasa bangga luar biasa sekali, karena sahabat disabilitas yang ada di Graha Nawasena ini betul-betul kreatif dan bisa menghasilkan karya yang baik,” ungkapnya saat melihat sejumlah karya penyandang disabilitas.
Fatma juga melihat peluang untuk membawa produk-produk unggulan karya penyandang disabilitas Denpasar ke segmen pasar yang lebih luas, terutama produk dengan kualitas premium.

“Harapannya nanti jika ada hasil karya buatan atau produk premium para sahabat disabilitas di Kota Denpasar bisa kita bantu kenalkan juga ke segmen yang lebih luas,” kata Fatma Saifullah Yusuf.
Ketua GOW Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, berharap kunjungan tersebut dapat memberikan motivasi bagi penyandang disabilitas untuk terus berkarya.
“Kunjungan ini tentunya menjadi suntikan semangat bagi para sahabat disabilitas di Kota Denpasar,” kata Ayu Kristi.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, mengatakan Pemerintah Kota Denpasar menaungi sedikitnya lima organisasi yang menghimpun penyandang disabilitas di Kota Denpasar.
Graha Nawasena tidak hanya menjadi tempat berkegiatan dan berinteraksi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang promosi berbagai produk karya penyandang disabilitas dan penyintas skizofrenia binaan Pemerintah Kota Denpasar.

“Hasil karya yang ada disini antara lain adalah lukisan, kerajinan tangan, hingga produk kuliner yang semuanya dikelola dan diproduksi oleh para kalangan disabilitas dan juga penyintas Skizofrenia binaan Pemkot Denpasar,” kata dia.
Pemerintah Kota Denpasar juga memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk membuka stan dalam berbagai kegiatan yang digelar pemerintah daerah maupun instansi lainnya. Kesempatan tersebut menjadi ruang bagi mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan publik sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas.
Acara kunjungan ditutup dengan penyaluran paket sembako bagi para sahabat disabilitas dari Sentra Mahatmiya Bali Kementerian Sosial.










