TVRINews, Singapura
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membuka peluang investasi Singapura pada sejumlah proyek strategis di Ibu Kota, mulai dari pengembangan Transit-Oriented Development (TOD) hingga MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4. Tawaran tersebut disampaikan saat bertemu Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Perdana Menteri Singapura, Senin, 15 Juni 2026.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama ekonomi dan pembangunan kota yang berkelanjutan antara Jakarta dan Singapura. Pramono menilai Singapura merupakan mitra strategis yang memiliki pengalaman serta kapasitas investasi untuk mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
Dalam kesempatan itu, Pramono mengatakan pengalamannya menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia selama dua periode, menjadi modal penting untuk membangun komunikasi yang efektif dengan para mitra internasional. Pengalaman tersebut juga dinilai mampu menjembatani kebijakan nasional dengan implementasi di tingkat daerah.

(Foto: Pemprov DKI Jakarta)
"Pengalaman saya sebagai Sekretaris Kabinet selama dua periode dan kini sebagai Gubernur Jakarta memungkinkan saya menjembatani kebijakan nasional dengan implementasinya di tingkat daerah. Hal ini penting untuk memberikan kepastian dan kepercayaan bagi para investor," ujar Pramono dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.
Kemudian ia menegaskan, investasi di Jakarta saat ini menawarkan prospek besar karena memberikan akses ke salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Menurutnya, arus investasi yang masuk ke Jakarta tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, tetapi juga memperkuat perekonomian ASEAN dan menciptakan nilai tambah bagi negara mitra, termasuk Singapura.
Lebih lanjut, Pramono juga membuka ruang bagi penguatan investasi Singapura dalam berbagai inisiatif transformasi perkotaan di Jakarta. Selain pembangunan MRT dan kawasan berbasis TOD, kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya kota yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
"Kami ingin para pelaku bisnis Singapura mengetahui bahwa Jakarta berkomitmen untuk mempermudah investasi, dengan aturan yang jelas, proses yang efisien, dan kebijakan yang konsisten. Saya meyakini kepercayaan dan kolaborasi yang kita perkuat hari ini akan membawa kita pada kesuksesan bersama," ucapnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Pramono, berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang mudah, transparan, efisien, serta memberikan kepastian hukum bagi investor. Langkah tersebut diyakini akan semakin meningkatkan daya tarik Jakarta sebagai destinasi investasi unggulan di kawasan Asia Tenggara.










