TVRINews, Lampung
Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, masih berada pada Level II atau Waspadaberdasarkan pemantauan Jumat, 11 September 2026.
Pemantauan dilakukan pada pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Secara visual, tubuh gunung api tertutup kabut dengan tingkat 0 hingga III. Asap kawah tidak teramati.
Cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau terpantau berawan hingga mendung. Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat laut.
Dari sisi kegempaan, tercatat tujuh kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 7 hingga 40 milimeter dan durasi 5 hingga 9 detik.
Selain itu, tercatat empat kali gempa Hybrid atau Fase Banyak dengan amplitudo 8 hingga 13 milimeter dan durasi 6 hingga 9 detik. S-P tidak teramati.
Petugas juga mencatat empat kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 10 hingga 11 milimeter dan durasi 11 hingga 15 detik.
Sementara itu, gempa Vulkanik Dalam tercatat sebanyak empat kali dengan amplitudo 15 hingga 46 milimeter, S-P 2,5 hingga 3,7 detik, serta durasi 11 hingga 15 detik.
Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki diimbau tidak mendekati Gunung Anak Krakatau maupun melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Imbauan tersebut diberlakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.










