TVRINews, Jakarta
Forum Kepakaran Indonesia (FKI) bersama para akademisi menyatukan pemikiran untuk merumuskan rekomendasi strategis bagi pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ancaman krisis dan ketidakpastian global.
Melalui Focus Group Discussion yang digelar di Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia, FKI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan masukan kebijakan yang berbasis pada kajian ilmiah dan riset terukur.
Ketua Umum FKI Risman Pasaribu menyampaikan bahwa proses perumusan rekomendasi tersebut ditempuh melalui tahapan penelitian mendalam sebelum diserahkan kepada kementerian terkait.
“Tujuan FGD ini adalah memberikan masukan kepada pemerintah dan masyarakat melalui program-program yang disusun berdasarkan kajian. Prosesnya dimulai dari kajian, kemudian dibahas melalui FGD dan diskusi publik. Hasilnya disampaikan kepada instansi terkait agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan program,” ujar Risman di Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026.
Ia memaparkan bahwa FKI memiliki hampir 420 anggota yang terbagi ke dalam 42 kelompok kepakaran sesuai dengan bidang kementerian. Sejumlah hasil kajian strategis yang telah diserahkan kepada pemerintah mencakup sektor ketahanan pangan, perikanan, hingga pengelolaan utang negara.

Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia sekaligus Koordinator Dewan Pakar Lingkungan FKI Supriatna menyambut positif sinergi antara lembaga kepakaran dan perguruan tinggi.
Menurutnya, forum ini menjadi jembatan efektif untuk menyalurkan gagasan serta riset akademis agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah saja, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata oleh pemerintah.
“Saya kira kerja sama dengan Forum Kepakaran Indonesia ini bagus sebagai jembatan untuk menawarkan ide-ide maupun hasil riset kami kepada pemerintah. Ke depan, kita perlu memperkuat kolaborasi agar hasil-hasil riset dari kalangan akademisi dapat lebih bergaung dan memberikan masukan kepada pemerintah,” kata Supriatna.
Ia berharap hasil penelitian dari kalangan perguruan tinggi dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pembangunan nasional.
FGD bertema ketahanan ekonomi tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal FKI Edi Sugiono serta Ketua Forum Asistensi Media Nasional Nurkholis.










