TVRINews, Solo
Skema fast track pangkas antrean imigrasi guna tingkatkan kenyamanan jemaah haji setibanya di Arab Saudi
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, meninjau langsung implementasi layanan Makkah Route di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses keberangkatan jemaah haji tahun 1447 H/2026 M berjalan efektif dan nyaman.
Didampingi Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, Menhaj memeriksa setiap tahapan pemeriksaan dokumen yang kini telah terintegrasi di bandara keberangkatan.
Layanan Makkah Route atau jalur cepat (fast track) merupakan skema di mana proses keimigrasian Arab Saudi dilakukan sepenuhnya di Indonesia.
Hal ini memungkinkan jemaah untuk langsung menuju bus setibanya di Arab Saudi tanpa harus melewati antrean panjang pemeriksaan paspor dan visa di bandara tujuan.
“Pelaksanaan Makkah Route di Embarkasi Solo ini berjalan lancar. Prosesnya tertib, cepat, dan sangat membantu jemaah, terutama dalam mengurangi kelelahan fisik saat tiba di Arab Saudi nanti,” ujar Mochamad Irfan Yusuf, dikutip Jumat, 1 Mei 2026.
Suasana Hangat di Embarkasi
Dalam kunjungan tersebut, Menhaj juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah jemaah yang sedang menunggu jadwal keberangkatan. Ia memberikan semangat dan mendoakan kelancaran ibadah mereka, yang disambut antusias oleh para jemaah.
Menurut Menhaj, kualitas layanan ini terus menunjukkan tren positif dan perbaikan signifikan dari tahun ke tahun, menjadikannya standar baru dalam pelayanan haji modern.
Transformasi Layanan Terintegrasi
Sementara itu, Dirjen PE2HU Jaenal Effendi menegaskan bahwa kesuksesan Makkah Route tidak lepas dari kesiapan sarana dan prasarana pendukung di bandara. Ia menyebut skema ini sebagai bagian vital dari pembangunan ekosistem haji yang terintegrasi.
“Kami memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik. Harapannya, jemaah dapat merasakan proses yang lebih sederhana dan tertata sejak dari embarkasi. Fokus kami adalah efisiensi waktu dan kenyamanan jemaah,” jelas Jaenal.
Saat ini, layanan Makkah Route telah diterapkan di sejumlah embarkasi utama di Indonesia. Langkah strategis ini mempertegas komitmen Kementerian Haji dan Umrah dalam menghadirkan sistem penyelenggaraan ibadah haji yang berorientasi pada kebutuhan dan perlindungan jemaah di era digital.










