TVRINews, Bali
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan sejumlah fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bali telah siap dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Menurut Menteri Dody, sarana dan prasarana utama di sekolah tersebut telah berfungsi dengan baik. Meski demikian, sejumlah fasilitas pendukung masih terus disempurnakan agar kegiatan pendidikan berjalan lebih optimal.
"Yang masih perlu dibenahi adalah beberapa fasilitas pendukung, seperti genangan di area kamar mandi dan penambahan tempat sampah. Itu sudah saya minta segera diperbaiki. Secara keseluruhan, sarana dan prasarananya sudah baik," ujar Menteri PU Dody Hanggodo, Selasa, 21 Juli 2026.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali berada di Jalan Kubu, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, dengan luas lahan mencapai 5,67 hektare.
Kompleks pendidikan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah susun guru, gedung serbaguna, kantin, tempat ibadah, lapangan olahraga, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Sejak 13 Juli 2026, SRT 3 Provinsi Bali mulai melaksanakan kegiatan MPLS yang diikuti 195 siswa dengan dukungan 25 tenaga pendidik dan kependidikan.
Kepala SRT 3 Provinsi Bali I Putu Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pembangunan fasilitas sekolah tersebut. Menurutnya, keberadaan sarana yang memadai memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi peserta didik.
"Dengan adanya fasilitas yang memadai, anak-anak kami mendapatkan kesempatan untuk belajar di lingkungan yang lebih nyaman, mendukung pengembangan potensi mereka, serta meraih cita-cita," ujar I Putu Jaya Negara.
Sementara itu, guru Bahasa Inggris jenjang SMP SRT 3 Provinsi Bali, Putu Riski Kamala Hari, mengatakan fasilitas yang tersedia sangat membantu proses pembelajaran dan pembinaan karakter siswa selama masa pengenalan lingkungan sekolah.
"Dengan fasilitas yang sangat memadai, kami bisa menggunakan ruang serbaguna untuk kegiatan pembelajaran maupun pembiasaan siswa. Harapannya fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan bertanggung jawab," katanya.
Salah seorang siswa kelas VII, Ni Kadek Purnama Dewi, mengaku senang dapat belajar di Sekolah Rakyat karena memiliki lingkungan yang nyaman serta fasilitas yang lengkap.
"Saya suka sekolah di sini karena banyak belajar hal baru. Asrama dan ruang kelasnya bersih, fasilitasnya lengkap dan bagus. Saya akan terus semangat belajar untuk meraih cita-cita," ujar Ni Kadek.
Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi dapat memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menciptakan generasi muda yang memiliki kemampuan dan daya saing di masa depan.










