TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto mendorong percepatan penyelesaian perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka.
Dalam keterangan pers bersama usai pertemuan, Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan negara-negara Eropa melalui peningkatan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.
Menurutnya, penyelesaian perundingan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) akan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha di kedua kawasan.

"Saya menekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Eropa dan kami berharap perjanjian Indonesia-Uni Eropa dapat mencapai kesimpulan,"kata Prabowo dalam keterangan yang diterima tvrinews melalui kanal YouTube Setpres, Senin, 15 Juni 2026.
Prabowo menilai Jerman memiliki peran strategis dalam mendukung proses finalisasi perjanjian tersebut. Sebagai salah satu negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa, Jerman diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendorong tercapainya kesepakatan yang telah dirundingkan selama beberapa tahun terakhir.
"Jerman akan terus memainkan peranan aktif dalam proses finalisasi perjanjian tersebut sehingga dapat memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara,"tambahnya.
Selain membahas kerja sama perdagangan, kedua pemimpin juga mendiskusikan penguatan kemitraan di bidang investasi, energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Jerman memiliki kepentingan bersama untuk memperkuat hubungan ekonomi di tengah tantangan dan ketidakpastian global.
Ia menambahkan, kunjungan Presiden Steinmeier menjadi momentum penting menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jerman yang akan dirayakan pada 2027 mendatang.
"Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia. Ini juga menunjukkan hubungan antara Jerman dan Indonesia yang sangat baik,"tuturnya.
Pemerintah Indonesia berharap penguatan hubungan dengan Jerman dan Uni Eropa dapat membuka peluang investasi yang lebih besar, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kerja sama ekonomi yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak.










