TVRINews, Jakarta
Telah terjadi banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, akibat hujan dengan intensitas tinggi pada 1–2 November 2026 yang mengakibatkan 1.417 rumah terdampak yang tersebar di delapan desa pada tiga kecamatan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan jika Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah membuka akses jalan Tamansari–Iburaja yang sebelumnya tertutup material longsor.
Selain banjir dan longsor tersebut, bencana tanah longsor terjadi di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, pada Sabtu dini hari, 31 Oktober 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.
“Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Material longsor menimpa rumah warga dan kemudian terjadi longsor susulan,” kata dia melalui laman akun YouTube @bnpb_indonesia pada Senin, 2 November 2026.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni Imron (40) dan putrinya, Hilia (9). Sementara itu, ibu korban dilaporkan selamat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, lanjutnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan santunan duka sebesar Rp20 juta untuk kedua korban. Bantuan lainnya berupa paket sembako, terpal, serta material bangunan juga disalurkan.









