TVRINews – Jakarta
Langkah taktis kepemimpinan mencakup restrukturisasi agraria, konsolidasi ketahanan pangan daerah, hingga hilirisasi industri strategis global.
Dalam satu pekan krusial yang menandai akselerasi kebijakan domestik, Presiden Prabowo Subianto menuntaskan serangkaian agenda strategis nasional yang berfokus pada kemandirian pangan, pemulihan aset negara, penegakan hukum agraria, serta perluasan kemitraan investasi global.
Rangkaian kebijakan fundamental ini dirancang untuk memperkuat struktur ekonomi fundamental Indonesia di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Berdasarkan catatan resmi aktivitas kepresidenan periode 10 hingga 16 Mei 2026 yang dirilis oleh Sekretariat Kabinet, Kepala Negara mengintegrasikan pendekatan lintas sectoral yang melibatkan kementerian teknis, korps penegak hukum, sektor koperasi, hingga investasi internasional guna menciptakan ketahanan nasional yang inklusif dari tingkat desa hingga pusat tata kelola pemerintahan.
Ketahanan Energi dan Konsolidasi Jaring Pengaman Sosial
Mengawali agenda strategis pada Selasa 12 Mei 2026, aktivitas kepresidenan dipusatkan pada evaluasi mendalam terhadap stabilitas pasokan domestik dan ketahanan infrastruktur.
Presiden memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, guna memastikan stabilitas pasokan energi nasional.
Dalam pertemuan tersebut, kementerian terkait melaporkan bahwa cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), serta minyak mentah nasional berada dalam posisi aman di atas standar minimum domestik, diiringi instruksi penataan ulang tata kelola sektor pertambangan.

(Presiden bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan guna mematangkan megaproyek tanggul laut (sea wall) di pesisir utara Pulau Jawa Selasa 12 Mei 2026 (Foto: @sekretariat.kabinet))
Pada hari yang sama, Presiden melakukan koordinasi intensif bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan guna mematangkan megaproyek tanggul laut (sea wall) di pesisir utara Pulau Jawa.
Proyek infrastruktur berkelanjutan ini dipersiapkan sebagai benteng perlindungan komunal sekaligus mitigasi bencana kawasan pantai.
Agenda berlanjut dengan pembahasan penanganan pascabencana di Pulau Sumatra, penyediaan hunian tetap bagi pengungsi, peningkatan keselamatan transportasi massal, serta sterilisasi jalur perlintasan sebidang kereta api.
Menutup konsolidasi internal hari itu, Presiden Prabowo menerima Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar. Fokus pembahasan tertuju pada implementasi jaring pengaman sosial melalui alokasi anggaran perlindungan sosial sebesar Rp508,2 triliun.
Pemerintah juga menetapkan peta jalan akselerasi pengentasan kemiskinan dengan fokus pada 88 kabupaten/kota prioritas. Integrasi program ini didukung oleh optimalisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar distribusi bantuan tepat sasaran dan mampu mendorong produktivitas sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.
Pemulihan Aset Negara dan Reformasi Tata Kelola Sumber Daya
Pada pertengahan pekan, Rabu 13 Mei 2026, Presiden Prabowo menyaksikan langsung proses penyerahan denda administratif sebesar Rp10,27 triliun dan penguasaan kembali lahan kawasan hutan seluas 2,37 juta hektare kepada negara melalui Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan di Jakarta.

(Rabu 13 Mei 2026, Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan denda administratif sebesar Rp10,27 triliun dan penguasaan kembali lahan kawasan hutan seluas 2,37 juta hektare kepada negara (Foto: @sekretariat.kabinet))
Langkah penegakan hukum jilid VII ini menjadi salah satu keberhasilan terbesar dalam penyelamatan keuangan negara sektor kehutanan.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh hasil dana pemulihan aset tersebut akan dialokasikan secara transparan untuk mengakselerasi pembangunan fasilitas pelayanan publik primer di seluruh pelosok Indonesia.
Pemanfaatan anggaran difokuskan pada rehabilitasi infrastruktur pendidikan serta perbaikan kualitas pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) guna mendongkrak kesejahteraan sosial secara merata.
Hilirisasi Industri dan Ekspansi Investasi Global
Sektor penguatan daya saing industri strategis mendapat momentum baru pada Jumat 15 Mei 2026. Presiden Prabowo menerima kunjungan delegasi tingkat tinggi Hisense Group yang dipimpin langsung oleh sang Chairman, Jia Shaoqian.
Pertemuan tersebut menjadi saksi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan investasi antara Badan Pengelola Investasi Danantara dan raksasa teknologi global tersebut.
Kemitraan strategis ini diproyeksikan menjadi katalis masuknya modal asing berkualitas tinggi, mendorong transfer teknologi mutakhir secara langsung, menciptakan lapangan kerja sektor formal yang masif, serta memperkuat posisi tawar Indonesia dalam rantai pasok industri manufaktur global.
Akselerasi Pangan Sektor Agraris dan Penghormatan Sejarah di Jawa Timur
Puncak rangkaian kerja kepresidenan pekan ini berlangsung melalui kunjungan kerja maraton di Provinsi Jawa Timur pada Sabtu 16 Mei 2026. Diawali oleh agenda bermakna humanis dan historis di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk.
Presiden Prabowo meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas dedikasi serta perjuangan kaum buruh domestik.

(Presiden Prabowo meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas dedikasi serta perjuangan kaum buruh domestik sabtu 16 Mei 2026 (Foto: @sekretariat.kabinet))
Kepala Negara secara resmi mengangkat mendiang Marsinah sebagai Pahlawan Nasional, menegaskan komitmen penuh pemerintahan dalam menegakkan keadilan sosial dan perlindungan hak-hak pekerja di seluruh sektor industri.
Tak jauh dari Lokasi Musium Marsinah, Presiden meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di wilayah Jawa Timur (530 unit di tujuh kabupaten) dan Jawa Tengah (531 unit di delapan kabupaten/kota).
Lembaga ekonomi berbasis kerakyatan ini diposisikan sebagai motor penggerak utama modernisasi rantai pasok pangan dari hulu.
Selanjutnya di Kabupaten Tuban, Presiden Prabowo secara resmi memimpin pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026.

(Presiden Prabowo secara resmi memimpin pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026. (Foto: sekretariat.kabinet))
Program ini diimplementasikan pada lahan pertanian seluas 189.760 hektare dengan estimasi hasil produksi mencapai 1,23 juta ton jagung, sebuah pencapaian yang memperkokoh fondasi swasembada pangan nasional.
Guna menopang keberlanjutan hasil panen tersebut, Kepala Negara meresmikan dimulainya peletakan batu pertama (groundbreaking) 10 Gudang Ketahanan Pangan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berkapasitas masing-masing 1.000 ton yang tersebar di wilayah Sumatra Barat, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.
Bersamaan dengan itu, diluncurkan pula operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri guna mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
Rangkaian agenda intensif sepanjang pekan ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menyeimbangkan penguatan kedaulatan domestik dan ekspansi pengaruh Indonesia di panggung global.
Dari ketegasan pemulihan aset negara hingga peletakan batu pertama infrastruktur pangan di daerah, seluruh langkah taktis ini memproyeksikan arah baru kebijakan nasional yang lebih mandiri, taktis, dan berorientasi pada kesejahteraan grassroot.










