TVRINews, Jakarta
TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah menerjunkan pesawat C-130 Hercules dan CASA C-212 dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. Di mana, operasi tersebut telah berhasil memicu hujan di sejumlah kabupaten dan kota pada Senin, 26 Oktober 2026 kemarin.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi mengatakan, jika operasi ini telah dilaksanakan bersama dengan sejumlah instansi pemerintah untuk mendukung penanganan karhutla, khususnya di kawasan lahan gambut yang terdampak.
Tak hanya itu, ia menuturkan jika operasi modifikasi cuaca ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk membantu mengendalikan kebakaran di wilayah terdampak.
“Operasi ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk mendukung penanganan karhutla, terutama di kawasan gambut terdampak,” ujar Feri dalam keterangan yang diterima tvrinews.com pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Dalam pelaksanaannya, kata dia TNI AU bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta pemerintah daerah.
“Sinergi tersebut meliputi penyediaan armada dan personel, analisis kondisi meteorologi, penyiapan bahan semai, serta koordinasi pelaksanaan operasi,” ungkapnya
Lebih lanjut, ia menyebut jika pihaknya mengerahkan satu pesawat C-130 Hercules dan dua pesawat CASA C-212. Sementara itu, dua pesawat BNPB turut mendukung distribusi bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) dan dry ice atau es kering untuk proses modifikasi cuaca.
Melalui operasi tersebut, hujan terpantau turun di Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Musi Rawas, Muara Enim, serta Kota Palembang.
Feri menyebut pemantauan perkembangan cuaca dan kondisi atmosfer terus dilakukan sebagai dasar evaluasi untuk menentukan pelaksanaan operasi selanjutnya.
“Perkembangan cuaca dan kondisi atmosfer terus dipantau sebagai bahan pertimbangan untuk pelaksanaan operasi selanjutnya,” katanya.
TNI AU memastikan kesiapan pesawat angkut untuk mendukung operasi modifikasi cuaca di wilayah yang mengalami karhutla. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kelembapan lahan gambut sekaligus mendukung pengendalian kebakaran.
“TNI AU terus mendukung upaya mitigasi karhutla di Sumatera Selatan. Hujan yang turun diharapkan membantu menjaga kelembapan lahan gambut dan mendukung upaya pengendalian kebakaran di wilayah terdampak,” tutup Feri.










