TVRINews, Jakarta
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan industri gim menjadi salah satu subsektor prioritas yang terus didorong pemerintah karena memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif nasional.
Hal tersebut disampaikan Riefky saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Indonesia Esports Association 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Kementerian Ekonomi Kreatif juga menerima penghargaan sebagai salah satu Mitra Lembaga Pemerintah Terbaik atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan ekosistem gim dan esports Indonesia.
"Gim menjadi salah satu subsektor prioritas dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional. Kementerian Ekraf bukan hanya fokus terhadap talenta saja, tetapi keseluruhan ekosistem mulai dari gamers, casters, komunitas, event organizer, media, hingga profesi baru untuk subsektor gim yang membuka lapangan kerja dan ruang tumbuh bagi generasi muda Indonesia," kata Riefky dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com pada Minggu, 7 Juni 2026.
Menurutnya, perkembangan industri gim tidak hanya melahirkan talenta-talenta digital baru, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang semakin luas. Karena itu, pemerintah berkomitmen membangun ekosistem yang mendukung seluruh pelaku industri, mulai dari pengembang gim hingga komunitas esports.
Lebih lanjut, Riefky menilai generasi muda menjadi kekuatan utama dalam pertumbuhan ekonomi kreatif. Ia menyebut semakin banyak anak muda yang ingin bekerja sesuai minat dan kreativitasnya, termasuk di sektor digital dan industri gim.
"Hampir 60 persen Gen Z dan milenial ingin bekerja sesuai passion dan lebih memilih pekerjaan untuk mengembangkan tiap subsektor ekraf. Mereka tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan kreativitas yang sesuai era digital," ucapnya.
Kemudian, ia menegaskan bahwa Kementerian Ekraf siap memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk IESPA, guna mendorong ekosistem esports Indonesia menjadi lebih maju, profesional, dan kompetitif di tingkat internasional.
Sebelumnya, Kementerian Ekraf dan IESPA telah menandatangani kesepahaman bersama sebagai bentuk komitmen pengembangan ekosistem esports nasional. Kerja sama tersebut mencakup penguatan talenta digital, penciptaan nilai ekonomi, hingga perluasan ruang inovasi bagi subsektor gim.
Ketua Umum IESPA, Ibnu Sulistyo Riza Pradipto, mengapresiasi dukungan yang diberikan Kementerian Ekraf dalam mendorong pertumbuhan industri gim dan esports di Indonesia.
Menurutnya, IESPA tidak hanya berfokus pada pembinaan atlet profesional, tetapi juga berupaya membangun seluruh rantai ekosistem esports agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Melalui ajang Munas IESPA 2026, pemerintah dan para pemangku kepentingan kembali menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan industri gim dan esports sebagai salah satu pilar penting ekonomi kreatif Indonesia yang mampu bersaing di tingkat regional maupun global.










