TVRINews, Medan
Perum BULOG terus memperkuat upaya stabilisasi pangan nasional melalui percepatan penyaluran bantuan pangan beras dan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga beras sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Utara.
Pimpinan Wilayah BULOG Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga beras di tengah dinamika pasar. Salah satunya melalui percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke berbagai wilayah.
"Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG secara nasional mencapai sekitar 5,3 juta ton. Sementara stok beras di Sumatera Utara mencapai sekitar 58 ribu ton. Jumlah tersebut sangat memadai untuk mendukung program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras," ujar Budi, Sabtu (7/6/2026).
Budi menjelaskan, hingga 6 Juni 2026 realisasi penyaluran bantuan pangan beras di Sumatera Utara telah mencapai hampir 40 persen. Bantuan tersebut telah diterima oleh sekitar 700 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari total target 1,75 juta PBP.
"Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan sebelum akhir Juni 2026. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi berjalan tepat sasaran dan tepat waktu," katanya.
Menurutnya, percepatan penyaluran bantuan pangan akan memberikan dampak langsung terhadap daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan harga beras di tingkat konsumen.
Selain bantuan pangan, BULOG juga mengoptimalkan distribusi beras SPHP melalui berbagai saluran resmi, seperti pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Karena itu, penyalurannya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata," ujar Budi.
Ia menambahkan, kombinasi penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP menjadi langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan stabilitas harga pangan di pasar.
BULOG juga memastikan cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak khawatir karena stok beras di Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi. BULOG bersama Badan Pangan Nasional serta seluruh pemangku kepentingan akan terus memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dan harga tetap terkendali," tutup Budi.










