TVRINews, Jakarta
Danantara Investment Management (DIM), holding investasi Danantara Indonesia, resmi diterima sebagai Associate Member International Forum of Sovereign Wealth Funds (IFSWF). Keanggotaan tersebut dinilai menjadi pengakuan internasional atas upaya Danantara dalam membangun tata kelola investasi yang mengacu pada standar global.
Ekonom Universitas Andalas, Fajri Adrianto, mengatakan bergabungnya Danantara ke IFSWF menjadi langkah strategis untuk memperkuat kredibilitas sebagai pengelola aset negara. Menurutnya, keanggotaan tersebut juga berpotensi meningkatkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia.
Fajri menilai status Associate Member menunjukkan Danantara telah diakui sebagai institusi yang sedang membangun sovereign wealth fund. Ia menyebut, apabila Danantara mampu menerapkan Santiago Principles secara konsisten serta aktif dalam berbagai program IFSWF, peluang untuk menjadi Full Member akan semakin terbuka.
"Status Associate Member menunjukkan Danantara diakui sebagai institusi yang sedang membangun sovereign wealth fund. Jika konsisten mengimplementasikan Santiago Principles serta aktif dalam program-program IFSWF, DIM berpeluang menjadi Full Member. Ini menjadi pengikat komitmen untuk terus memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan aset negara," kata Fajri dalam keterangan yang diterima tvrinews, Selasa, 21 Juli 2026.
Ia menambahkan, penerapan tata kelola yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pengelolaan investasi Danantara. Menurutnya, komitmen terhadap prinsip-prinsip yang diterapkan IFSWF menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
"Tantangan terbesar bagi Danantara adalah menjaga konsistensi dan disiplin dalam menjalankan prinsip-prinsip tata kelola IFSWF. Prinsip governance, investment, dan risk management harus benar-benar menjadi payung dalam setiap keputusan investasi. Konsistensi itulah yang pada akhirnya akan menentukan tingkat kepercayaan investor dalam jangka panjang,"tambahnya.
IFSWF merupakan jaringan global sovereign wealth fund yang menjunjung Santiago Principles, yakni 24 prinsip internasional yang menjadi acuan dalam penerapan tata kelola, pengelolaan investasi, dan manajemen risiko bagi sovereign wealth fund di berbagai negara.
Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menjelaskan proses pengajuan keanggotaan DIM telah dilakukan sejak 2025 dan disetujui oleh Dewan IFSWF pada awal 2026. Menurutnya, proses tersebut melalui evaluasi yang menilai kesiapan tata kelola serta komitmen Danantara terhadap praktik investasi berstandar internasional.
"Bergabung dengan IFSWF mencerminkan komitmen Danantara Indonesia terhadap tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas berstandar dunia. Sebagai pengelola aset nasional Indonesia, kami bertekad membangun institusi yang memenuhi standar internasional tertinggi sehingga kami dapat menjalankan mandat investasi bagi rakyat Indonesia," ujar Pandu.
Sementara itu, Chief Executive IFSWF, Duncan Bonfield, menyambut bergabungnya Danantara sebagai anggota baru. Ia menilai sejak didirikan, Danantara telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap tata kelola perusahaan yang baik, profesionalisme, dan transparansi.
“Sejak didirikan Danantara telah menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola yang baik, profesionalisme, dan transparansi sehingga akan menjadi anggota yang bernilai bagi komunitas sovereign wealth fund global,”ungkap Duncan.










