TVRINews, Jakarta
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memberikan apresiasi atas terselenggaranya pameran seni Canvas of Dreams 2026 di Galeri Bentara Budaya, Menara Kompas, Jakarta. Ia menekankan bahwa ajang kreativitas dan literasi bagi pelajar SD hingga SMP se-Indonesia yang digelar Harian Kompas ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang berharga dalam memberikan keberanian serta kesempatan berekspresi bagi anak-anak Indonesia, termasuk penyandang disabilitas.
“Jadi terima kasih Kompas, ini bisa memotivasi banyak anak-anak Indonesia untuk menumpahkan semua bakatnya terutama bagi yang ingin melukis, mungkin mereka menulis, mereka mungkin hobi fotografi, macem-macem ya yang semuanya itu adalah bagian dari menciptakan kesempatan,” kata Gus Ipul dalam keterangannya dikutip, Selasa 28 Juli 2026.
Pameran yang mengusung tema ‘Ini Mimpiku’ tersebut turut dimeriahkan oleh penampilan paduan suara serta pembacaan puisi dari siswa SRMA 9 Jakarta dan SRMA 10 Jakarta. Dengan penuh percaya diri, para siswa melantunkan bait demi bait lagu secara bergantian yang disambut riuh tepuk tangan hadirin yang terpukau.

Terkait penampilan tersebut, Gus Ipul menjelaskan latar belakang pendidikan para siswa yang tampil mengisi acara.
“Ini adalah anak-anak yang sudah memperoleh pendidikan (Sekolah Rakyat) selama satu tahun. Berasal dari dua sekolah, satu di Pondok Indah, satu di Pasar Rebo,” ungkap Gus Ipul.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan inspiratif seperti Canvas of Dreams dapat kembali diselenggarakan di masa mendatang dengan melibatkan lebih banyak peserta, khususnya anak-anak di seluruh penjuru Tanah Air.
“Tidak hanya soal menang sebenernya, ini soal keberanian dan kesempatan, itu yang paling penting dari acara ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Canvas of Dreams 2026, Wawan, menjelaskan bahwa selama sekitar satu bulan masa pengumpulan, panitia telah menerima lebih dari seribu karya dari anak-anak yang tersebar di 113 kabupaten/kota dan 26 provinsi.
Dari total karya yang masuk, panitia melakukan proses kurasi hingga terpilih 103 nominasi yang sebelumnya telah diumumkan pada 24 Juli lalu. Selanjutnya, terpilih 10 karya penerima apresiasi dari berbagai kategori, meliputi lukisan, komik, cerita pendek, puisi, hingga video pendek.
“Semuanya bagus-bagus, semuanya baik-baik, jadi yang dipilih, yang diberi apresiasi,” kata Wawan.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti turut mengapresiasi pameran tersebut. Menurutnya, ajang ini membuktikan tingginya semangat generasi muda dalam menuangkan gagasan-gagasan hebat melalui berbagai karya seni dan literasi.
“Melihat karya-karya itu, saya semakin yakin bahwa dengan berbagai prestasi dan ajang ini, Indonesia Emas 2045 yang diadakan pak Presidan Prabowo akan terwujud,” kata Abdul.









