Pemerintah mulai menyelenggarakan program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai upaya mempercepat pemerataan mutu pendidikan di berbagai daerah. Program ini dirancang untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas yang lebih dekat dengan tempat tinggal masyarakat.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan program ini hadir karena tantangan pemerataan pendidikan di Indonesia masih cukup besar. Saat ini, hanya sekitar 4 persen kecamatan yang memiliki SMP dan SMA dengan capaian mutu pendidikan yang baik.
Program ini akan berada di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan akan mulai menyelenggarakan SNT yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu ekosistem pembelajaran berkelanjutan. Program ini bakal dimulai pada Tahun Ajaran 2026/2027.








