TVRINews, Jakarta
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat saat ini, jumlah bencana alam di Indonesia bertambah sebanyak 31 kejadian. Hal ini, diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan.
“Kami akan menyampaikan, bahwa jumlah total bencana alam di Indonesia meningkat 31 kejadian dari dua hari yang lalu. Sehingga, total kejadian menjadi 2.278 kejadian,” kata dia melalui laman akun YouTube @bnpb_indonesia pada Senin, 2 November 2026.
Tak hanya itu, ia merincikan 31 jumlah benca alam yang bertambah yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor.
“Adapun rinciannya adalah 11 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kolaka Timur sebanyak 2 kejadian, Sinjai 2 kejadian, Luwu, Parigi Moutong, Boyolali, Sidenreng Rappang, Pinrang, Kota Tual, dan Kota Parepare. Kemudian, 10 kejadian banjir Kabupaten Langkat, Sragen, Trenggalek, Banyumas, Cilacap, Dairi, Tanah Datar, Tulungagung, Aceh Barat, dan Kota Bandung,” bebernya
“Lalu, tujuh kejadian cuaca ekstrem di Kabupaten Nganjuk, Tapin, Magetan, Kuningan, Malang, Lampung Timur, dan Majene. Dan tiga kejadian tanah longsor di Kabupaten Simalungun, Banjarnegara, dan Malang,” terusnya









