TVRINews, Jawa Barat
Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya soliditas antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Sjafrie saat melanjutkan kunjungan kerja ke Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 335/Macan Sukapura di Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu, 26 September 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie bertemu dengan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan makan siang bersama prajurit Yonif TP 335/Macan Sukapura.
Sjafrie mengatakan, TNI dan pemerintah daerah merupakan satu kesatuan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, soliditas tersebut perlu dijaga agar pelaksanaan tugas di wilayah dapat berjalan dengan baik.
"Ini menunjukkan bahwa TNI dan Pemerintah Daerah adalah satu keluarga besar! TNI bertugas untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Sjafrie dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Kementerian Pertahanan, Minggu, 27 September 2026.
Kemudian ia menjelaskan, prajurit Yonif TP tidak hanya dibekali kemampuan tempur, seperti menembak, bela diri, dan patroli, tetapi juga kemampuan teritorial pembangunan.
Kemampuan tersebut, kata Sjafrie, ditujukan agar prajurit dapat membantu masyarakat sekaligus memastikan keberadaan satuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.
"Kalian dibekali kemampuan teritorial pembangunan untuk membantu masyarakat, membantu rakyat. Agar supaya Batalyon ini mempunyai manfaat, yaitu membuat rakyat di Tasikmalaya merasa aman dan merasa nyaman," katanya.
Lebih lanjut, Sjafrie juga mengingatkan para prajurit agar senantiasa menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa prajurit memiliki kewajiban untuk membalas jasa rakyat yang telah mendukung keberadaan TNI.
"Selama bertugas sebagai prajurit, kewajiban kalian adalah membalas jasa rakyat. Pangkalanmu adalah dari rakyat, senjatamu adalah dari rakyat. Oleh karena itu, kalian tidak boleh menyakiti hati rakyat!" tegasnya.
Selain itu, Sjafrie meminta seluruh prajurit memegang teguh 8 Wajib TNI, menjaga kekompakan, disiplin, serta mematuhi arahan pimpinan dan hierarki komando.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku bangsa dengan berpegang pada prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
"Di sini tidak ada suku-suku, semua adalah prajurit Tentara Nasional Indonesia Bhinneka Tunggal Ika. Beragam-ragam tetapi satu, yaitu persatuan nasional. Kalian harus kompak, bersatu, disiplin, dan patuh kepada pimpinan," ucapnya.
Usai memberikan pengarahan, Menhan menerima paparan dari Danyonif TP 335/Macan Sukapura mengenai kondisi pangkalan dan kesiapan operasional satuan.
Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie turut didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, serta Kepala Staf Kodam III/Siliwangi (Kasdam III/Slw).










