TVRINews, Jakarta
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melibatkan seluruh kepala sentra kesejahteraan sosial untuk membantu penanganan kasus serta pencegahan kekerasan di Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil guna merespons keberagaman latar belakang siswa dari keluarga rentan yang memerlukan perlindungan serta penanganan khusus.
Dalam rapat koordinasi bersama kepala Sekolah Rakyat dan kepala sentra Gus Ipul juga menginstruksikan penguatan standar operasional prosedur (SOP) dan pemetaan seluruh sumber daya manusia (SDM) guna mencegah perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi.

“Perkuat SOP, perkuat proses bisnis bapak-ibu sekalian, kenali dengan baik sumber daya manusia yang ada di sana, kenali juga dengan baik kondisi siswa kita yang ada di sana,” kata Gus Ipul dalam keterangannya dikutip, Minggu 13 September 2026.
Gus Ipul meminta para kepala sekolah menerapkan pakta integritas secara intensif kepada seluruh tenaga kependidikan demi memitigasi potensi penyelewengan di lingkungan sekolah.
“Jadi Kepala Sekolah one-on-one bisa bikin kontrak kerja dengan mereka (tenaga kependidikan). Kemudian sosialisasikan, laksanakan dengan benar, seluruh penyelenggara Sekolah Rakyat tahu dan paham SOP-nya,” jelasnya.
Kemensos menekankan bahwa pelibatan kepala sentra krusial untuk mendampingi proses rehabilitasi siswa yang bermasalah sebelum mereka melanjutkan pembelajaran di Sekolah Rakyat.
“Jika ada masalah-masalah, kerja sama dengan kepala sentra. Jadi kenapa kepala sentra saya libatkan di sini, tolong setiap ada kasus, segera bantu kepala sentra, kemudian proses rehabilitasinya dimulai di sentra-sentra bapak-ibu sekalian. Jangan dibiarkan kalau ada kasus-kasus,” tegas dia.
Gus Ipul mengingatkan bahwa kepala sekolah merupakan kompas moral dalam lembaga pendidikan, sehingga tindakan tegas tanpa toleransi akan diberlakukan terhadap segala bentuk kekerasan.
“Jadi kita mohon maaf sekali, kita tidak menolerir adanya tindakan yang mengarah kepada tiga hal itu (perundungan, kekerasan fisik/seksual, dan intoleransi),” pungkasnya.










