TVRINews, Jakarta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melakukan pemeriksaan dan perawatan preventif terhadap sejumlah prasarana perkeretaapian untuk menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api.
Perawatan dilakukan di berbagai titik wilayah operasional Daop 1 Jakarta, mulai dari perawatan geometri dan penggantian rel, perawatan wesel, penggantian jembatan, hingga pemeriksaan jaringan Listrik Aliran Atas (LAA).
Hal ini diterima tvrinews melalui rilis Humas KAI Daop 1 Jakarta, Selasa, 29 September 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, sebagian besar pekerjaan dilakukan pada tengah malam hingga dini hari dengan memanfaatkan Window Time atau Waktu Kerja Perawatan (WKP). Waktu tersebut dipilih karena frekuensi perjalanan kereta api lebih rendah sehingga pekerjaan dapat dilakukan dengan aman dan optimal.
“Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya dijaga ketika kereta sedang berjalan. Jauh sebelum perjalanan dimulai, KAI memastikan prasarana diperiksa dan dirawat secara berkala. Karena itu, sebagian pekerjaan dilakukan pada tengah malam hingga dini hari ketika frekuensi perjalanan lebih rendah,”kata Franoto dalam keterangan yang diterima tvrinews, Selasa, 29 September 2026.
Salah satu pekerjaan dilakukan pada jalur hilir Kebayoran–Palmerah Km 10+900 hingga Km 10+600. Perawatan geometri jalan rel berlangsung pukul 00.00 WIB hingga 03.05 WIB.
Perawatan tersebut mencakup penyesuaian kelurusan, ketinggian dan level jalur, serta pemadatan batu balas di sekitar bantalan untuk menjaga kestabilan konstruksi jalan rel.
Perawatan geometri juga dilakukan menggunakan Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR) pada jalur hulu Manggarai–Pasarminggu Km 13+800 hingga Km 15+200 pada pukul 00.45 WIB hingga 03.00 WIB.
Sementara itu, penggantian rel dilakukan di jalur hilir Manggarai–Gambir Km 5+700/900 mulai pukul 01.13 WIB hingga 03.23 WIB.
“Perawatan dilakukan secara preventif berdasarkan pemeriksaan dan evaluasi kondisi prasarana. Tujuannya agar kondisi yang memerlukan penanganan dapat ditindaklanjuti sejak dini sehingga keandalan jalur terus terjaga,”lanjutnya.
Selain jalur rel, KAI juga melakukan penggantian Jembatan BH 499 pada lintas Cilegon–Tonjongbaru. Pekerjaan berlangsung pukul 23.40 WIB hingga 02.20 WIB.
Di Emplasemen Pasar Senen, petugas melakukan pengelasan pada wesel 21B1 dan 21B2 pada pukul 01.10 WIB hingga 02.20 WIB. Sedangkan di Emplasemen Karawang dilakukan pekerjaan las thermit pada Wesel 11C dan 31 mulai pukul 01.25 WIB hingga 02.25 WIB.
Wesel merupakan komponen jalan rel yang berfungsi memungkinkan kereta api berpindah dari satu jalur ke jalur lainnya. Pemeliharaan dilakukan untuk menjaga fungsi wesel sesuai standar teknis dan keselamatan.
Pemeriksaan juga dilakukan pada jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) di jalur hilir Jatinegara–Pasar Senen Km 10+135 hingga Km 6+900. Pemeriksaan detail tersebut berlangsung pukul 02.05 WIB hingga 02.50 WIB guna menjaga keandalan jaringan pendukung operasional kereta listrik.
“Rel, wesel, jembatan hingga jaringan Listrik Aliran Atas memiliki fungsi masing-masing dalam mendukung perjalanan kereta api. Seluruhnya perlu diperiksa dan dirawat secara konsisten agar tetap dalam kondisi andal,”ucapnya.
Franoto mengatakan, pekerjaan perawatan pada malam hingga dini hari merupakan bagian dari pola pemeliharaan yang direncanakan dengan mempertimbangkan keselamatan petugas, kebutuhan teknis, dan keberlangsungan operasional perjalanan kereta api.
KAI Daop 1 Jakarta juga melakukan pemeriksaan dan perawatan prasarana secara berkala sebagai langkah mitigasi risiko. Melalui upaya tersebut, potensi penurunan kondisi prasarana dapat diketahui dan ditangani lebih awal.
“Prinsipnya adalah menjaga keandalan prasarana. Melalui pemeriksaan dan perawatan yang dilakukan secara konsisten dan terukur, KAI berupaya memastikan prasarana tetap andal untuk mendukung perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat,”tuturnya.










