TVRINews, Bandung
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan sektor pariwisata saat ini menghadapi perubahan yang semakin cepat, terutama seiring perkembangan teknologi informasi.
Kecerdasan buatan dan transformasi digital, lanjutnya, telah mengubah cara wisatawan mencari informasi, merencanakan perjalanan, memilih destinasi, hingga membagikan pengalaman mereka.
“Karena itu, generasi pariwisata Indonesia harus mampu menguasai teknologi, berpikir kritis, menjaga integritas, memahami perubahan global, dan tetap berakar pada karakter serta identitas Indonesia,” kata Widiyanti saat menghadiri acara wisuda mahasiswa Poltekpar NHI Bandung, Selasa, 8 September 2026.
Dalam acara tersebut, Widiyanti mengatakan proses pendidikan tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter yang akan menjadi landasan ketika mereka memasuki dunia profesional.
“Proses pendidikan selama ini telah memberikan dan membentuk cara berpikir, karakter, disiplin, integritas, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang menjadi akar untuk memasuki dunia yang berubah dengan sangat cepat,” ujar Widiyanti.
Kebutuhan terhadap SDM pariwisata berkualitas semakin penting seiring momentum positif sektor pariwisata nasional. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, kunjungan wisatawan mancanegara tumbuh 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pariwisata juga terus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional dan penciptaan lapangan kerja. Momentum tersebut perlu diiringi dengan peningkatan kualitas SDM agar pertumbuhan pariwisata dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Widiyanti mengatakan arah pembangunan pariwisata Indonesia ke depan semakin jelas, yakni menuju pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pendekatan tersebut diarahkan agar wisatawan tinggal lebih lama, mengenal lebih banyak destinasi, menikmati lebih banyak produk dan pengalaman lokal, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Pada saat yang sama, pertumbuhan pariwisata perlu berjalan beriringan dengan pelestarian alam dan budaya, penguatan masyarakat lokal, peningkatan kualitas destinasi, serta lahirnya berbagai inovasi baru.
“Untuk itu, kita membutuhkan profesional, wirausaha, pemimpin, dan inovator berkualitas yang mampu membawa pariwisata Indonesia semakin berkualitas, menjaga keberlanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia. Di sinilah saudara memiliki peran,” pungkas Widiyanti.










