
Kemlu Sebut Tak Ada Pembahasan Kapal Selam Nuklir oleh ASEAN
Penulis: Galuh
TVRINews, Jakarta
Isu pengembangan kapal selam bertenaga nuklir tidak akan dibahas dalam pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN dalam ASEAN Ministerial Meeting/Post Ministerial Meeting (AMM/PMC).
Diketahui, salah satu agenda dalam pertemuan para Menlu ASEAN dalam ASEAN AMM/PMC adalah bertemu dengan negara bersenjata nuklir.
ASEAN sendiri sudah membentuk Kawasan Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANFWZ). SEANFWZ adalah sebuah kawasan bebas senjata nuklir yang meliputi negara-negara anggota ASEAN.
Baca juga: 20 Tahun Lebih, Dirjen ASEAN Sebut CoC Masih Dalam Pembahasan
Rencana Pertemuan Komite Eksekutif Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ) yang akan berlangsung pada Selasa, 11 Juli 2023 hari ini.
“Pertemuan SEANWFZ tidak ada agenda soal kapal selam, dan dalam konteks perkembangan terkini di kawasan, kapal selam bertenaga nuklir itu bukan senjata nuklir,” kata Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Sidharto R Suryodipuro yang diterima tvrinews.com, Selasa, 11 Juli 2023.
Sidharto menjelaskan bahwa Komisi SEANWFZ akan tetap berfokus pada upaya ASEAN yakni mengajak lima pemilik senjata nuklir, yaitu China, Rusia, Prancis, Inggris, dan AS untuk menandatangani protokol perjanjian kawasan bebas nuklir.
“Sesuai keputusan Komisi SEANWFZ tahun lalu, ASEAN sudah memutuskan untuk menindaklanjuti termasuk dengan melakukan konsultasi dengan misi diplomatik kelima negara pemilik senjata nuklir,” ujar Sidharto.
Menurut informasi, Perjanjian Asia Tenggara sebagai Zona Bebas Nuklir atau dikenal sebagai Perjanjian Bangkok ditandatangani pada 1995 oleh seluruh negara anggota ASEAN.
Perjanjian tersebut menetapkan bahwa para penandatangannya tidak dapat "mengembangkan, membuat, atau memperoleh, memiliki, atau memiliki kendali atas senjata nuklir", "menempatkan atau mengangkut senjata nuklir dengan cara apa pun", atau "menguji atau menggunakan senjata nuklir".
Baca juga: Polres Sumba Barat Daya Razia Senjata Tajam
Editor: Redaktur TVRINews
