TVRINews, Jakarta
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sedikitnya 10 ruas jalan tol baru siap difungsionalkan menjelang periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Kehadiran ruas-ruas tol tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan pembangunan jalan tol memiliki peran strategis yang lebih luas dibanding sekadar menyediakan infrastruktur transportasi.
"Pembangunan jalan tol tidak hanya menghadirkan konektivitas yang lebih baik, tetapi juga menjadi pengungkit pemerataan pembangunan dan penguatan fondasi ekonomi nasional di berbagai daerah," kata Dody dalam keterangan yang dikutip, Minggu, 21 Juni 2026
Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol, Ni Komang Rasminiati, mengungkapkan progres konstruksi sejumlah proyek tol menunjukkan perkembangan yang positif. Menurutnya, terdapat sekitar 10 ruas tol dengan total panjang lebih dari 201 kilometer yang berpotensi rampung pada akhir 2026.
"Sesuai progres konstruksi yang berjalan saat ini, kami menargetkan sekitar 10 ruas tol dapat diselesaikan pada akhir tahun dan difungsionalkan untuk mendukung kelancaran pergerakan masyarakat selama periode Nataru," ujar Ni Komang.
Adapun 10 ruas tol yang ditargetkan siap difungsionalkan meliputi:
- Ruas Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) sepanjang 24,67 kilometer.
- Ruas Palembang–Betung Seksi 1 hingga 4 (Kramasan–Pulo Rimo) sepanjang 54,50 kilometer.
- Ruas Probolinggo–Banyuwangi Seksi 3 (Paiton–Besuki) sepanjang 25,60 kilometer.
- Ruas Serang–Panimbang Seksi 2 (Rangkasbitung–Cileles) sepanjang 24,17 kilometer.
- Ruas Jakarta-Cikampek II Selatan Seksi 6 (Kutanegara–Sadang) sepanjang 8,50 kilometer.
- Ruas Akses Patimban di Subang sepanjang 19,39 kilometer.
- Ruas Semarang–Demak Seksi 1A dan 1C sepanjang 3,66 kilometer.
- Ruas Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo Paket 1.2B, 2.1A, dan 2.2B sepanjang 18,36 kilometer.
- Ruas Yogyakarta–Bawen Seksi 1 dan 6 sepanjang 15,10 kilometer.
- Ruas Kediri–Tulungagung segmen Akses Tol Bandara sepanjang 7,17 kilometer.
Menurut BPJT, sebagian besar ruas tersebut akan difungsionalkan secara bertahap dengan pengaturan operasional yang disesuaikan kondisi lapangan, termasuk pembatasan jenis kendaraan pada beberapa segmen tertentu.
Ni Komang menegaskan pihaknya akan terus memperketat pengawasan pelaksanaan konstruksi agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.
"Kami akan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga ruas-ruas yang ditargetkan dapat digunakan masyarakat untuk mendukung mobilitas selama masa libur Nataru," katanya.
Dengan tambahan ruas tol tersebut, pemerintah berharap distribusi logistik dan arus perjalanan masyarakat pada akhir tahun dapat berlangsung lebih lancar, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah yang menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.










